DepokNews–Pemeriksaan kesehatan merupakan serangkaian tes atau prosedur medis yang dilakukan pada individu atau kelompok masyarakat yang belum menunjukkan gejala penyakit tertentu. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi faktor risiko dan mendeteksi penyakit secara dini sehingga dapat dilakukan tindakan pencegahan maupun penanganan yang tepat. Upaya ini diharapkan dapat menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat berbagai penyakit yang dapat dicegah.

Skrining kesehatan memiliki peran yang sangat penting dalam upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan. Banyak penyakit, terutama penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes melitus, penyakit jantung, dan gangguan metabolik lainnya, sering kali berkembang tanpa gejala pada tahap awal. Melalui skrining kesehatan, kondisi tersebut dapat dideteksi lebih dini sehingga penanganan dapat dilakukan sebelum penyakit berkembang menjadi lebih berat dan menimbulkan komplikasi. Selain meningkatkan kualitas hidup individu, deteksi dini juga dapat mengurangi biaya pengobatan, menekan beban pembiayaan kesehatan, serta meningkatkan produktivitas masyarakat.
Sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat serta mengurangi beban penyakit melalui deteksi dini. Melalui program ini, setiap masyarakat berkesempatan memperoleh layanan pemeriksaan kesehatan secara gratis satu kali dalam setahun. Kehadiran program ini diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan yang mudah, cepat, dan merata.
Kesehatan merupakan aset penting dalam mendukung kelancaran proses belajar mengajar serta produktivitas di lingkungan perguruan tinggi. Kondisi kesehatan yang baik tidak hanya berpengaruh terhadap kemampuan akademik mahasiswa, tetapi juga terhadap kinerja dosen dan tenaga kependidikan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Sebagai institusi pendidikan dengan mobilitas dan aktivitas yang tinggi yang melibatkan mahasiswa, dosen, serta tenaga kependidikan, Universitas Gunadarma memerlukan upaya promotif dan preventif untuk menjaga kesehatan seluruh sivitas akademika.
Melalui kegiatan skrining kesehatan gratis yang terintegrasi dengan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG), diharapkan faktor risiko penyakit, khususnya penyakit tidak menular, dapat dideteksi sejak dini sehingga dapat dilakukan langkah pencegahan dan penanganan yang lebih efektif. Kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi untuk meningkatkan kesadaran sivitas akademika akan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan dan meningkatkan kualitas hidup. Dengan demikian, tercipta lingkungan kampus yang lebih sehat, produktif, dan mendukung keberhasilan pelaksanaan tridarma perguruan tinggi.
Jenis Pelayanan Kesehatan yang diberikan yaitu pengukuran pertumbuhan (Berat badan, tinggi badan, dan lingkar perut), pemeriksaan tekanan darah, pemeriksaan gula darah sewaktu (GDS) untuk usia <40 tahun, pemeriksaan gula darah puasa (GDP), kolesterol untuk usia ≥40 tahun, fungsi ginjal untuk usia ≥40 tahun yang memiliki riwayat hipertensi diabetes, pemeriksaan CO analyzer untuk yang merokok dan terpapar asap rokok, pemeriksaan Gigi, pemeriksaan rekam jantung untuk usia ≥40 tahun (pemeriksaan dilakukan di Puskesmas Cisalak Pasar), pemeriksaan skrining kanker payudara (Sadanis), pemeriksaan skrining leher rahim (IVA Test dan HPV DNA) untuk perempuan yang sudah menikah atau sudah berhubungan seksual aktif (pemeriksaan dilakukan di Puskesmas Cisalak Pasar), dan edukasi kesehatan CERDIK.
Berdasarkan uraian tersebut, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat melalui program “Pelayanan Pemeriksaan Gratis Bagi Sivitas Akademika Universitas Gunadarma di Wilayah Kerja Puskesmas Cisalak Pasar” menjadi sangat relevan untuk dilaksanakan pada Sivitas Akademika Universitas Gunadarma. Program ini diharapkan mampu meningkatkan derajat kesehatan serta kesadaran sivitas akademika Universitas Gunadarma mengenai pentingnya deteksi dini faktor risiko dan penyakit melalui kegiatan pemeriksaan kesehatan secara berkala sebagai upaya promotif dan preventif.






