Menu

Dark Mode
Anggota DPRD Provinsi Jabar Hj. Iin Nur Fatinah, Amd Berikan Marawis Kepada Yayasan Nurussaadah Cinere Dengarkan Aspirasi Majelis Taklim Kecamatan Limo, Hj. Iin Nur Fatinah Berikan Marawis Rakor Satgas PKDRT & TPPO Kelurahan Cilangkap Edukasi Gizi Seimbang Untuk Pencegahan Stunting Pada Anak Balita Di TPA Baitul Ilmi Di Desa Rawapanjang Penyakit Jamur sebagai Ancaman Kesehatan Global Tersembunyi Depok Bersatu untuk Palestina Merdeka

Metro Depok

Dua Pegawai Kelurahan Dibebaskan, Kepolisian Ungkap Dana Setoran Pungli ke Kepala Dishub dan Sekdis

badge-check


					Dua Pegawai Kelurahan Dibebaskan, Kepolisian Ungkap Dana Setoran Pungli ke Kepala Dishub dan Sekdis Perbesar

DepokNews- Wakapolresta Depok AKBP Candra Kumara mengatakan dua pegawai Kelurahan di Kecamatan Pancoran Mas, yang beberapa waktu lalu diciduk pihak kepolisian dalam OTT (Operasi Tangkap Tangan) praktek pungutan liar akhirnya tidak ditahan. Hal ini dikarenakan barang bukti kerugian negara di bawah Rp 5 juta.

“Berdasarkan UU Tipikor pasal 12 huruf B jika kerugian negaranya dibawah Rp 5 juta maka tidak ditahan. Meski demikian kedua pegawai kelurahan itu statusnya tetap tersangka dan proses hukum terus berjalan. Berkas dilimpahkan ke kejaksaan,” ujarnya Senin.

Ia menjelaskan berbeda dengan tersangka pegawai negeri Dinas Perhubungan Kota Depok AB, hingga saat ini yang bersangkutan masih ditahan Polresta Depok.

“Yang Dishub tetap ditahan  karena kerugian negaranya mencapai Rp 10 juta. Berdasarkan pengakuan tersangka jika hasil pungutan itu disetorkan pula ke Kepala Dinas Perhubungan dan Sekertaris Dinas Perhubungan. Besaran setoran nya berbeda-beda,” jelasnya.

Dirinya mengungkapkan masih berdasarkan pengakuan tersangka, besaran setoran untuk Kepala Dinas  Rp 40 ribu sedangkan Sekdis Rp 20 ribu.

“Setoran nya per hari, tapi itu tidak langsung dikasih ke kepala dinas. Disetorkan terlebih dahulu ke Bendahara Dishub berinisial D, setelah ke Bendahara baru kemudian ke Kepala Dinas,”ungkap Wakapolres.

Dia menuturkan biasanya bendahara menyetorkan uang pungutan itu per bulan. “Disetor setiap bulan, biasanya dikasih secara cash, nggak pernah transfer. Dikasih nya di kantor Dishub dan lapangan tenis,” tuturnya.

Pihaknya saat ini juga sudah meminta keterangan dari bendahara Dishub. “Total saksi yang sudah diperiksa ada sekitar 10 orang terdiri dari Dishub dan juga supir angkot,” tambahnya.

Wakapolres mengatakan dalam waktu dekat pihaknya juga akan memanggil Kepala Dishub. “Intinya siapapun yang terlibat jika sudah ada dua alat bukti statusnya ditingkatkan. Segera mungkin Kepala dinas akan dipanggil,” pungkasnya.(mia)

Facebook Comments Box

Read More

Anggota DPRD Provinsi Jabar Hj. Iin Nur Fatinah, Amd Berikan Marawis Kepada Yayasan Nurussaadah Cinere

19 December 2024 - 17:12 WIB

Dengarkan Aspirasi Majelis Taklim Kecamatan Limo, Hj. Iin Nur Fatinah Berikan Marawis

19 December 2024 - 17:09 WIB

Hj. Iin Nur Fatinah Gelar Sosialisasi Perda Penyelangaraan Pesantren di Kecamatan Cipayung

6 December 2024 - 10:05 WIB

PERBAKIN Depok Gelar Muskot ke -3, H. Imam Musanto Kembali Terpilih Sebagai Ketua Periode 2024 – 2028

26 November 2024 - 09:35 WIB

Gencarkan Sosialisasi Pilkada KPU Depok Gandeng PWI, Optimis Partisipasi Pemilih Capai 80 Persen

19 November 2024 - 16:57 WIB

Trending on Headline