Menu

Dark Mode
Ide Keren dan Kreatif, Bantuan Makan Sahur di Depok 20 Alasan Warga Nyaman Tinggal di Kota Depok Santika Hotel Depok Kenalkan Menu Malaysia Kota Depok Masuk Zona Rawan Narkoba Duh! Ada 3700 Perceraian Di Depok Selama 2016, Media Sosial Menjadi Penyebab Utama

Ragam

Dewan Kesenian Depok Gelar Diskusi Kesenian se-Jabar

badge-check


					Dewan Kesenian Depok Gelar Diskusi Kesenian se-Jabar Perbesar

DepokNews- Dewan Kesenian Depok (DKD) adakan diskusi kesenian se-Jawa Barat. Diskusi yang dibuka Wakil Guvernur Jawa Barat Deddy Mozwar ini, mengambil tema diskusi mengenai Sosialisasi UU Kebudayaan dan Strategi Memajukan Kesenian di Jawa Barat, di Waroeng Betawi Ngoempul, Tanah Baru, Beji, Rabu (24/5).

Ketua DKD, Nuroji menjelaskan melalui diskusi yang melibatkan beberapa kabupaten/kota di Jabar ini, seperti Bandung, Sukabumi, Indramayu, Purwakarta dam lainnya. Nantinya hasil diskusi akan diserahkan ke pemimpin daerah. Diskusi akan membahas apa yang kurang dalam bidang kesenian di daerah masing-masing.

“Misalkan di Depok apa yang belum ada dan sifatnya urgent seperti tidak adanya cagar budaya. Sedangkan di Depok banyak kebudayaan yang perlu dilestarikan,” jelas Nuroji.

Telah diatur dalam undang-undang bahwa pemerintah wajib mengurusi kesenian di daerahnya. Apa yang dirasakan, diinginkan akan dibuat rekomendasi ke wali kota dan DPRD,  disana ada bidang kebudayaan.

“Setelah itu keputusan kepala daerah untuk merealisasikan atau mencari solusi, dari hasil rekomendasi tersebut,” tukasnya.

Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar mengatakan bahwa kesenian di Jabar harus tetap hidup. Penghasil devisa terbesar di Indonesia adalah dari bidang migas, batu bara, kelapa sawit dan kepariwisataan. Tiga teratas turun dan yang mengalami peningkatan adalah kepariwisataan.

“Ivestornya mudah murah serta cepat menyerap tenaga kerja. Bicara ekonomi kreatif dan pariwsata, rohnya adalah industri kebudayaan. Karena itu peningkatan suatu daerah dapat diwujudkan dari pariwisata, dan para seniman di daerah dapat membantu pemerintah merealisasikannya,” terang Deddy.

Melalui diskusi kesenian se-Jawa Barat ini, Deddy meyakini bisa membawa perubahan dalam dunia pariwisata di tiap daerah. Kesenian harus terus hidup karena berkaitan erat dengan bidang kepariwisataan.

Deddy sendiri mengapresiasi kegiatan diskusi ini, dan berharap Indonesia khususnya Jabar dapat menjadi destinasi wisata.

“Saya mengapresiasi diskusi ini, kita lihat input dari rumusan masalah yang dikembangkan setelah itu diimplementasikan di kehidupan di Jabar,” tutupnya.(mia)

Facebook Comments Box

Read More

Audiensi Al-Jam’iyatul Washliyah dengan Fraksi PKS, Hafid Nasir: Kami Siap Berkolaborasi Membangun Depok yang Lebih Maju

23 June 2026 - 18:43 WIB

Penelitian Innovative Herbal Plaster BINAPLAST dari Daun Binahong Sukses Menyabet Gold Medal dan Special Award di Ajang Bali International Science Fair (BISF) tahun 2026

23 June 2026 - 03:37 WIB

Tingkatkan Kemampuan Pengolahan dan Visualisasi Data Akademik, Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Dosen Universitas Gunadarma Berikan Pelatihan Microsoft Excel kepada Santri Pesantren Ibnussabil

22 June 2026 - 13:30 WIB

Bang Hafid Apresiasi Senam KJS Pancoran Mas: Tiga Berkah Sekaligus Wujudkan Depok Sehat Maju

22 June 2026 - 08:09 WIB

Bahas Hijarah dan Peran Pers Menjaga Fakta di Pengajian Bulanan MT. Balwan Kota Depok

19 June 2026 - 05:25 WIB

Trending on Ragam