DepokNews–Asosiasi Industri Kreatif Depok (AIKD) mengadakan kegiatan Rapat Kerja dan Family Gathering Tahun 2021 di Villa Nakodia, Megamendung, Kabupaten Bogor, Selasa (23/11). Acara tersebut dihadiri Ketua AIKD, Markiyat dan jajaran pengurus serta anggota AIKD. Tampak hadir juga Wali Kota Depok, Mohammad Idris, aleg PKS Depok Hafid Nasir, aleg Partai Demokrat Depok Endah Winarti, perwakilan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (DKUM) Kota Depok Nuryanto, perwakilan Bank Jabar, perwakilan Universitas Bina Sarana Informatika (BSI) Kampus Margonda, dan para tokoh komunitas lainnya.

Dalam kesempatan menghadiri acara pembukaan AIKD, Wali Kota Depok, Mohammad Idris menyampaikan bahwa keberadaan AIKD ikut sebagai penyumbang peningkatan laju pertumbuhan ekonomi di Kota Depok. Di akhir sambutannya, Mohammad Idris memuji semangat para pelaku industri kreatif yang tetap eksis di tengah pandemi Covid-19. “Semangat yang dimiliki dijadikan pemacu untuk terus berkarya agar bisa bangkit dan memajukan perekonomian di Kota Depok,” tegasnya.

Hafid Nasir hadir mewakili Komisi B DPRD Kota Depok. Di awal sambutannya, Hafid menyampaikan terkait dengan jaminan produk halal dan sejak diberlakukannya Undang Undang Cipta Kerja yang di dalamnya ada penyederhanaan proses sertifikasi halal yang memerlukan banyak penyelia halal untuk mendampingi pelaku usaha terutama sektor Usaha Kecil Menengah (UKM). Maka, diharapkan pemerintah hadir untuk memberikan kemudahan kepada para pelaku UKM dan Industri Kecil Menengah (IKM) dalam mendapatkan sertifikasi halal. “Kemudahan ini tentu akan meningkatkan nilai jual produk-produk yang dikeluarkan sekaligus memberikan kekuatan daya saing di pasar online,” tambahnya.

Hafid mendorong kepada pemerintah agar janji kampanye memberikan dana 5 miliar rupiah per kelurahan selama lima tahun tidak diperuntukan semuanya untuk infrastrukur, tetapi ada pagu anggaran yang diberikan untuk pelaku UMKM. Salah satunya adalah kemudahan mendapatkan sertifikasi halal di samping sertifikasi lainnya yang dibutuhkan. “AIKD diharapkan dapat berkontribusi untuk mewujudkan 5.000 pengusaha start-up baru dan 1.000 perempuan pengusaha. Saya yakin selama ini AIKD sudah membuktikan dengan kerja-kerja yang luar biasa meski di tengah pandemi Covid-19,” pungkasnya.