Depoknews – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Depok, Bunda Elly Farida berkunjung ke Kelurahan Leuwinanggung dalam rangka memberikan nasehat dan motivasi inspiratif kepada peserta dalam kegiatan “Tarling” (Tadarus Keliling) Al-Quran yang diadakan oleh Pokja-1 TP PKK Kecamatan Tapos di Aula Kantor Kelurahan Leuwinangung Tapos Sabtu (09/04/2022). Bunda Elly juga menyempatkan diri ikut tadarus, duduk bergabung dengan peserta.

Turut hadir pula Camat Abdul Mutolib, Lurah Leuwinanggung Sanan Hidayat, Ketua TP-PKK Kecamatan Tapos Siti Mariyam, Ketua TP-PKK Kelurahan Leuwinanggung Titin Sumarsih, Ketua TP PKK Kelurahan Cilangkap Siti Nur Aisyah, Wakil Ketua Pokja-1 TP PKK Kecamatan Tapos Sri Wartini, dan Sayutinah beserta Tim Sahabat Quran (Saqu) Tapos.

Dalam nasehatnya Bunda Elly mengajak peserta Tarling untuk belajar memahami kandungan Al-Quran serta memberikan semangat dan motivasi. Ia juga menyampaikan bahwa program Tadarus Keliling diadakan di 11 kecamatan dan 63 kelurahan se-Kota Depok.

“Kegiatan semacam ini dilakukan secara serentak di setiap kecamatan, ada 11 kecamatan dan 63 kelurahan. Dengan sebuah harapan agar peningkatan kualitas kapasitas kader PKK semakin baik dengan melaksanakan kegiatan-kegiatan Ramadhan yang positif diantaranya tadarus keliling,” ungkap Bunda Elly.

Bunda Elly menjelaskan bahwa Tadarus Keliling merupakan tupoksi kerja Pokja-1. Dengan mengikuti kegiatan tersebut kader-kader PKK secara nilai spiritual mereka bergilir mencoba untuk mendapatkan ilmu baik secara tajwid maupun isi dari para pendidik dan pembimbing yang ada di tim Sahabat Quran.

“Semoga kegiatan Tarling PKK Kecamatan Tapos berguna untuk ikut mewujudkan Kota Depok yang Maju, Berbudaya, dan Sejahtera. Berbudaya dari sisi religius yang harus dimunculkan. Harapannya dengan Tarling, kualitas masyarakat terus meningkat dengan pemahaman agama yang tidak sekadar seremonial,” harap Bunda Elly.

Lebih lanjut Bunda Elly mengemukakan, Pemerintah Kota Depok pun sudah melakukan satu bentuk dukungan dalam hal kegiatan religius yaitu dalam bentuk insentif bagi pemimpin rohani di sebaran 11 kecamatan dan 63 kelurahan yang jumlahnya tentunya semakin diperbanyak.

“Ini sebagai wujud bahwa mereka kader PKK adalah bagian dari masyarakat. Pemerintah mendukung upaya-upaya mencerdaskan serta mendukung mereka semuanya menjadi hamba-hamba yang baik dan keluarga yang bahagia,” tutur Bunda Elly.

Pada saat yang sama Camat Tapos Abdul Mutolib mengatakan,
kehadiran Bunda Elly ke Leuwinanggung adalah untuk memberikan tausiyah dan penyemangat atau motivasi kepada ibu-ibu PKK yang kebanyakan menjadi peserta tadarus keliling.

“Karena beliau boleh dibilang pakarnya dalam memberikan semangat kepada ibu-ibu. Beliau juga sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kota Depok yang memiliki kepedulian terhadap kader-kader PKK,” ungkap Abdul Mutolib.

Lurah Leuwinanggung Sanan sebagai tuan rumah menuturkan, sangat mendukung kegiatan Tarling karena selama 2 tahun pandemi kegiatan ini dilaksanakan secara online, tidak seperti saat ini bisa tatap muka.

“Saya sangat mendukung kegiatan ini karena berdampak positif. Pertama, silaturahmi antara pihak kelurahan dengan para kader yang ada di lingkungan. Kedua, juga nanti ibu-ibu kader ini bisa menularkan ilmunya kepada masyarakat di sekitar mereka,” tutur Sanan.

Sementara itu Ketua TP PKK Kelurahan Leuwinanggung Titin Sumarsih berencana agar kegiatan Tarling bukan hanya di bulan suci Ramadhan saja tapi nanti di setiap bulannya akan dijadwalkan untuk menambah pengetahuan ibu-ibu yang memang belum paham atau belum mengerti tentang bacaan Al-Quran.

“Sementara ini kan baru kader PKK RT RW yang ikut tadarus keliling. Semoga ke depannya kita adakan juga di wilayah masing-masing. Sehingga akan bertambah banyak lagi yang ingin belajar Al-Quran di Kelurahan Leuwinanggung,” ungkap Titin Sumarsih.

Di lain pihak, Sahabat Quran Kecamatan Tapos Sayutinah menyatakan kegiatan Tarling merupakan kolaborasi antara PKK Kecamatan Tapos dengan Saqu yang diadakan ke tujuh kelurahan se- Kecamatan Tapos. Saqu berharap bisa membantu pemberantasan buta huruf Al-Quran di masyarakat.

“Dengan kegiatan Tarling yang dilakukan ke tujuh kelurahan yang ada di Kecamatan Tapos, kami berharap kita bisa membantu memberantas buta huruf Al-Quran. Jadi harapan kami dengan dibimbing pelan-pelan dari anak-anak bahkan sampai lansia, masyarakat mampu membaca Al-Quran dengan baik dan benar.” tandas Sayutinah. (shl)