Anda sedang offline. Berita yang tampil mungkin sudah tidak terbaru.
Depok, Jawa BaratAsar15:15
Berita Terbaru
Memuat berita…
Wilayah Depok
Jelajah Kategori
Penyimpanan offline—
Berita Tersimpan
Ketik minimal tiga huruf untuk mulai mencari.
Politik
HASIL SURVEI KOMUNITAS SAHABAT DEPOK TENTANG PROFIL WALIKOTA DEPOK KE DEPAN
10 Mar 2020Oleh -
DepokNews–Berlandaskan keinginan untuk mengetahui profil Walikota Depok yang akan datang yang diharapkan oleh warga Depok, maka Komunitas Sahabat Depok telah melakukan surveI secara online, terarah dan independen dalam kurun waktu tanggal 21 Februari – 4 Maret 2020. Penyebaran kuesioner dilakukan di 11 kecamatan dan 63 kelurahan secara merata. Total warga Depok yang mengisi kuesioner sebanyak 460 responden.
Pertanyaan yang diajukan adalah: “Diantara 5 pilihan ini, tentukan prioritas karakter/profil secara berurutan dari yang paling penting hingga paling tidak penting, yang diinginkan oleh warga Depok terhadap Walikota mendatang:”
A. Religius
Jujur dan Tegas
Komunikatif
Merakyat
Muda
Berdasarkan hasil survei tersebut, dapat kami sampaikan beberapa
kesimpulan sebagai berikut:
Sebanyak 96.09% responden mengingingkan Walikota Depok yang memiliki
karakter Religus, Jujur dan Tegas.
Untuk pilihan berikutnya setelah
Religius, Jujur dan Tegas, sebanyak 33.26%
warga Depok yang tinggal di Cinere, Limo, Panmas, Cipayung cenderung
memilih walikota yang Merakyat. Sedangkan
66.74% warga Depok di kecamatan
Cimanggis, Sukmajaya, Tapos, Cilodong, Sawangan, dan Bojongsari cendrung
memilih walikota yang Komunikatif dibanding
walikota yang merakyat sebagai pilihan yang
ke-3.
Survei ini juga menemukan fakta yang menarik. Golongan milineal kota Depok (usia 17-25 tahun) menghendaki walikota yang Religius dan Muda sebagai pilihan kriterianya. Jujur dan Tegas hanya menempati posisi ke-4.
Berdasar latar belakang pendidikannya, 82,6% responden yang berpendidikan SMA s.d S1 menginginkan walikota
yang Religius, Jujur dan Tegas,
Komunikatif, Merakyat dan Muda.
Berdasarkan gendernya, pilihan kaum pria dan wanita sama yaitu Religius, Jujur dan Tegas, Komunikatif,
Merakyat dan Muda.
Fakta menarik lainnya, bahwa setelah aspek Religius, Jujur dan Tegas,
ada perbedaan pilihan antara responden usia 30-40 tahun dengan responden
lainnya. Responden yang berusia 30-40 lebih
menyukai walikota yang Merakyat daripada
Komunikatif. Sedangkan bagi responden berusia
25-30 tahun dan usia diatas 40 tahun, aspek Komunikatif lebih penting daripada
Merakyat.
Dari latar belakang profesinya, dari 96.09% yang memilih Religius,
Jujur dan Tegas sebagai pilihan pertama dan keduanya, dimana 67.17% nya adalah karyawan swasta atau pengusaha, dan 13.70% responden bekerja sebagai
PNS.
Dari jumlah responden yang PNS/Karyawan BUMN, sebanyak 44.44% memilih Religius, Jujur dan Tegas, sedangkan dari responden yang berasal
dari karyawan swasta/pengusaha, 74.14% nya
memilih walikota Religius, Jujur dan Tegas.
Kami menyampaikan terima kasih
kepada warga Depok yang telah ikut berpartisipasi dalam survei ini.