Anda sedang offline. Berita yang tampil mungkin sudah tidak terbaru.
Depok, Jawa BaratAsar15:15
Berita Terbaru
Memuat berita…
Wilayah Depok
Jelajah Kategori
Penyimpanan offline—
Berita Tersimpan
Ketik minimal tiga huruf untuk mulai mencari.
Geng motor (Ilustrasi)Metro Depok
Ingin Eksis Mahasiswa Ini Gabung ke Geng Motor
28 Dec 2017Oleh Mia Nala Dini
DepokNews- Mahasiswa semester satu jurusan manajemen sebuah perguruan tinggi di Pamulang, Habibi (18), mengaku baru beberapa bulan bergabung di geng motor Jembatan Mampang (Jepang). Geng motor Jepang ini sendiri baru setahun lebih berdiri. Habibi menjadi salah satu pemimpin geng ini. Kegiatan yang dilakukan geng ini sangat meresahkan. Selain pesta miras mereka juga melakukan sejumlah tindak kriminal. Setiap beraksi mereka kerap mabok terlebih dulu. Mereka berkumpul di salah satu kontrakan yang sengaja disewa untuk markas. Kontrakan itu terletak di Pitara Pancoran Mas. Dihuni oleh beberapa orang pria dan wanita. Mereka disana jadi satu tinggal satu atap. Untuk membayar kontrakan itu mereka pun harus patungan. Setiap bulan uang sewa yang dibayar sebesar Rp 600.00. “Uangnya hasil patungan anak-anak dari uang jajan,” kata Habibi, Rabu (27/12). Geng motor ini dibuat untuk eksistensi jati diri. Mereka ingin menjadi populer di sosial media. Mereka kerap memposting kegiatan mereka di sosmed. “Untuk popularitas aja mbak,” ungkapnya. Salah satu yang diposting adalah sajam yang mereka buat sendiri. Tujuannya agar eksistensi mereka diakui. Sajam itu bahkan diproduksi sendiri oleh mereka. “Yang buat Adit dan Fatur. Kalau saya nggak bisa,” tutupnya.(mia)