Perbandingan Harga dan Rasa Soto Betawi Legendaris di Sepanjang Jalan Raya Depok

Ketik minimal tiga huruf untuk mulai mencari.

DEPOK – Mengukir sejarah baru dalam upaya pemberdayaan ekonomi dan pelayanan umat, tiga inisiatif strategis berbasis komunitas resmi diluncurkan pada Sabtu (12/9/2026). Acara peluncuran gabungan untuk Armada Ceria Nurul Hijrah, Warkop Ceria, dan Marke Ceria berlangsung khidmat, hangat, dan meriah di kompleks Nurul Hijrah.
Seremoni peluncuran ini makin berkesan dan bermakna dengan hadirnya penceramah Ust. Sandi Abu Usamah, Lc. yang memberikan tausiyah serta pembekalan rohani bagi para tamu undangan dan warga yang hadir. Dalam ceramahnya, beliau menekankan pentingnya mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dalam setiap ikhtiar pemberdayaan ekonomi dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Acara ini turut dihadiri oleh jajaran tokoh agama dan pimpinan lembaga, di antaranya Ketua Yayasan Ust. Muhammad Zein, Ketua DKM Nurul Hijrah Ust. H Yasin Nayiri, serta Ketua DKM An-Nur Bapak H Toni Sanjaya. Sinergi dengan pemerintah setempat juga terlihat jelas melalui kehadiran Ketua RW beserta para Ketua RT di lingkungan sekitar yang memberikan dukungan penuh atas terwujudnya program-program ini.
Inisiatif Armada Ceria Nurul Hijrah diluncurkan sebagai pilar utama dalam menunjang keandalan mobilitas dan pelayanan sosial-keagamaan bagi jamaah dan warga. Sementara itu, Warkop Ceria dan Market Ceria hadir sebagai wadah ekonomi kreatif berbasis komunitas yang dirancang untuk mempererat silaturahmi sekaligus merangsang wirausaha lokal.
Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Ust. Muhammad Zein menyampaikan apresiasi mendalam atas kolaborasi seluruh pihak. “Peluncuran hari ini adalah bukti nyata bahwa persatuan dan kerja keras mampu menghadirkan manfaat yang dirasakan langsung oleh umat. Armada Ceria, Warkop Ceria, dan Market Ceria adalah manifestasi dari komitmen kita bersama,” ungkapnya.
Ketua DKM Nurul Hijrah, Ust. H Yasin Nayiri, menambahkan bahwa peran tempat ibadah dan lembaga keagamaan harus melingkupi kesejahteraan jamaah secara luas. Rangkaian acara ditutup dengan pemotongan pita/simbolis peluncuran, ramah tamah, serta foto bersama seluruh jajaran pimpinan, penceramah, dan tokoh masyarakat yang hadir.