Depok – Sabtu (23/4), MGMP IPS Kota Depok mengadakan webinar bedah buku berjudul “Menjadi Perempuan Tangguh & Bahagia”. Acara tersebut dihadiri oleh 59 peserta yang berasal dari berbagai kalangan, seperti guru, pegawai Kementrian Sosial dan kalangan masyarakat umum.

OPTIK SEJAHTERA WA: 0896-7262-4114

Tujuan webinar ini adalah mengupas peran  perempuan tangguh, baik yang bekerja di sektor domestik maupun sektor publik dan menjadi perempuan yang Bahagia. Kegiatan ini juga didukung oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan kota Depok, FKG IPS (Forum Komunikasi Guru Ilmu Pengetahuan Sosial) kota Depok dan Komunitas Daku Tepa.

Dalam sambutannya, Afrida, MM selaku ketua FKG IPS dan juga Kepala SMPN 15 Depok menyampaikan bahwa tidak sedikit pahlawan Indonesia berasal dari kaum Wanita. Selain itu, dibalik kesuksesan seorang laki-laki berdiri Wanita yang agung. Masih menurut Afrida, Perempuan tangguh itu sukses di karir baik dipekerjaan dan yang lebih penting sukses di rumah tangga.

Pada kesempatan, hadir 3 (tiga) pembicara yaitu Gusmilizar, M.Psi.Psikolog selaku Keynote Speaker, Evy Flamboyan Minanda, SH., MH selaku penulis buku dan Novi Andriani, S.KM., M.Kes selaku testimoni terhadap buku tersebut. Webiner tersebut dipandu oleh Endang Styowati, S,Pd selaku MC & Moderator yang juga sebagi PKS bid. kurikulum SMPN 15 Depok.

Sebagai pembicara utama, Gusmilizar menyampaikan bahwa perempuan itu memeiliki banyak peran.  Maka peran-peran itu tidak perlu dibenturkan satu sama lain dengan cara mengedepankan peran paling utama adalah peran sebagi hamba Allah. Dalam menjalankan peran tersebut, perempuan dituntut untuk tangguh. Ibarat bunga yang tumbuh ditanah yang tandus, dia harus mampu bertahan kemudian menjadi bunga yang indah. Maka tangguh itu beriringan dengan bahagia.

Sementara itu, Evy Flamboyan minanda yang hadir sebagi penulis mengekplor isi buku yang ditulisnya. Di awali dengan inspirasi dari 4 (empat) tokoh sosok perempuan yaitu nyai Ahmad Dahlan, ibu Khofifah Indar Parawansa, ibu Tri Rismaharini dan Alm. Ustzh Yoyoh Yusro. Selain itu, penulis juga menceritakan tentang perjalanan hidup dari mulai dari lajang, bertemu jodoh, berumahtangga.

Terakhir testimoni dari Novi Andriani yang mengulas isi buku tersebut. Menurut Novi, buku ini berkisah tentang pejalanan keseharian penulis. Banyak hikmah dan petuah dari bab-kebab. Maka buku ini sangat menarik dan mengdukasi bagi pembacanya.

Acara webinar bedah buku berakhir menjelang pukul 15.00 WIB. Sebagai salah satu bentuk rasa terima kasih dan apresiasi dari panitia, para narasumber dan peserta mendapat sertifikat elektronik yang dikirimkan ke alamat surel seluruh peserta. Selian itu ada doorprize buku bagi penanya, dan dimenangkan oleh ibu eva dari Cimanggis. (Erik Kurniawan).