Pengawasan Pemerintahan, Warga Tapos Soroti Ketahanan Keluarga dan Perlindungan Anak
Ragam

Pengawasan Pemerintahan, Warga Tapos Soroti Ketahanan Keluarga dan Perlindungan Anak

13 hours laluOleh Mujiran

DepokNews – Sebanyak 75 warga dari berbagai kelurahan di Kecamatan Tapos menghadiri kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan yang diinisiasi Bunda Elly Farida, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi PKS, Jumat (25/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00–11.00 WIB tersebut digelar di Aula 236, RW 07 Sukamaju Baru, Kecamatan Tapos, Kota Depok. Hadir Bunda Elly Farida, Anggota DPRD Kota Depok Dr. Nuryuliani, Sekum DPC PKS Tapos Rudi Sahputra, S.H., M.H., mantan Ketua FKKS Kecamatan Tapos Suyanto, serta Ketua RW 07 Sukamaju Baru Mathadi.

Dalam pertemuan tersebut, peserta menyoroti pentingnya penguatan ketahanan keluarga dan perlindungan anak. Maraknya kekerasan terhadap anak dan berbagai persoalan sosial dinilai membutuhkan perhatian serta pengawasan bersama, termasuk dari lingkungan RT dan RW.

Mewakili Ketua DPC PKS Tapos, Rudi Sahputra memaparkan sejumlah program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, yaitu Gerakan Ekonomi Mandiri, AKAR (Advokasi Rakyat), dan RKI (Rumah Keluarga Indonesia).

Rudi menyampaikan, melalui Gerakan Ekonomi Mandiri, telah ada 10 pelaku UMKM di Tapos yang mendapatkan realisasi dana hibah. Sementara melalui program AKAR, sebanyak 10 rumah di Sukamaju Baru masuk dalam program BSPS melalui advokasi. Adapun RKI diarahkan pada penguatan pendidikan keluarga, termasuk advokasi PIP dan KIP-K.

Sementara itu, Dr. Nuryuliani menjelaskan sejumlah pembangunan infrastruktur yang telah terealisasi di Sukamaju Baru, salah satunya pembangunan drainase di RW 06 yang ditujukan untuk membantu mengurangi persoalan banjir.

Rudi juga menyampaikan bahwa perolehan suara PKS di Sukamaju Baru pada 2024 sekitar 6.000 suara. Ia menyebut target 2029 sebesar 12.000 suara perlu diiringi dengan penguatan pelayanan, advokasi, dan kedekatan dengan masyarakat hingga tingkat RW.

Kegiatan tersebut menjadi ruang dialog antara masyarakat, legislatif dan pengurus partai maupun lingkungan untuk menyampaikan aspirasi sekaligus mengawal berbagai persoalan yang dihadapi warga Kecamatan Tapos.(shl)

Berita Terkait