DepokNews – Gharda Kusuma selaku pemilik sekaligus pengelola channel youtube Evan Media menjadi pemateri dalam “Depok Content Creator Batch 2, Sukses Menjadi Content Creator” yang diselenggarakan oleh PKS Muda Depok dan Bidang Kepemudaan DPD PKS Depok.

“Pada awalnya channel youtube Evan Media ini milik kakak saya yang bernama Evan, awalnya akun youtube ini untuk pribadi saja namun ketika melihat respon dari video yang diunggah akhirnya kami memutuskan untuk mengelola youtube Evan Media, dan itu memiliki proses yang panjang,” ujar Gharda ketika mengisi materi, Jumat (11/02/22).

Gharda panggilan akrabnya, menceritakan bagaimana awalnya dirinya dan kakaknya mengunggah video dengan berbagai jenis, mulai dari suara bus telolet yang ketika itu sedang viral hingga kereta lewat yang ditambah dengan musik anak-anak.

“Kita pernah mengunggah video kereta lewat yang musiknya kita ganti lagu anak-anak karena ketika itu kita lihat penonton lagu anak-anak ini banyak,” ujarnya.

Ketika itu Gharda merupakan seorang mahasiswa UGM jurusan peternakan. Gharda melihat berbagai hal unik di kota Yogyakarta, maka dari itu, sebelum memutuskan fokus di kuliner UKM, dirinya sempat membuat konten apa saja yang menurutnya menarik.

“Intinya mulai saja dulu, nanti kita akan bertemu titik dimana kita tahu hal apa yang akan menjadi fokus utama. Menjadi content creator juga, dari pengalaman saya, jangan hanya berorientasi uang karena kebanyakan jika orientasinya uang banyak yang gagal,” katanya.

Gharda mengingatkan bahwa sebagai content creator harus memiliki niat yang baik karena dengan niat yang baik maka akan menghasilkan karya yang baik. Dirinya bergerak di bidang kuliner UKM dengan tujuan membantu para UKM apalagi di tengah pandemi.

“Saya ingat dulu pernah membuat video makanan yang ternyata menjadi viral, ketika itu saya balik lagi dengan niat mau makan, ketika mau bayar, pemiliknya menolak dan bilang bahwa saya boleh makan gratis seumur hidup di sini karena berkat video saya dagangan pemilik warung menjadi laris, wahh ketika itu saya merasa sangat senang,” jelas Gharda.

Dirinya mengingatkan kepada para content creator jangan hanya mengejar viral yang akhirnya menghasilkan content yang kurang baik. Gharda juga menceritakan bahwa sebelum memiliki kamera ia hanya menggunakan ponsel untuk membuat video.