Peringati Maulid Nabi 1448 H, PIN Al Bahrain Depok Ajak Jamaah Teladani Akhlak Rasulullah

Ketik minimal tiga huruf untuk mulai mencari.

Depoknews – Mata minus atau miopia merupakan gangguan penglihatan yang membuat seseorang kesulitan melihat objek yang berada jauh, sementara objek dekat biasanya masih terlihat lebih jelas. Kondisi ini dapat dialami anak-anak maupun orang dewasa.

Mata minus terkadang berkembang secara perlahan sehingga penderitanya tidak menyadari bahwa penglihatannya mulai menurun. Padahal, ada sejumlah tanda yang bisa menjadi petunjuk bahwa seseorang perlu memeriksakan kondisi matanya.
Berikut beberapa tanda-tanda mata minus yang perlu diperhatikan:
1. Sulit melihat tulisan dari jauh
Tulisan di papan sekolah, rambu jalan, layar presentasi, atau tulisan pada televisi terlihat kurang jelas atau buram.
2. Sering menyipitkan mata
Tanpa sadar, seseorang sering menyipitkan mata ketika mencoba melihat benda yang jauh. Menyipitkan mata dapat membuat objek terlihat sedikit lebih jelas untuk sementara.
3. Sering mendekatkan benda ke mata
Pada anak-anak, salah satu tanda yang mudah terlihat adalah kebiasaan duduk terlalu dekat dengan televisi atau memegang buku dan gawai terlalu dekat dengan wajah.
4. Sering mengalami mata lelah
Mata dapat terasa cepat lelah setelah membaca, melihat layar, atau melakukan aktivitas yang membutuhkan penglihatan jarak jauh.
5. Sering sakit kepala
Penglihatan yang tidak optimal dapat membuat mata bekerja lebih keras. Pada sebagian orang, kondisi tersebut dapat disertai keluhan sakit kepala, terutama setelah aktivitas visual yang cukup lama.
6. Kesulitan melihat pada malam hari
Sebagian orang dengan gangguan refraksi dapat merasa penglihatannya semakin kurang nyaman ketika berada di tempat gelap atau saat berkendara pada malam hari.
7. Tidak bisa melihat objek jauh dengan jelas
Orang dengan mata minus mungkin masih dapat mengenali objek, tetapi detailnya terlihat kabur. Misalnya, dapat melihat ada seseorang di kejauhan tetapi sulit mengenali wajahnya.
Jangan Menebak Ukuran Minus
Munculnya tanda-tanda tersebut belum tentu berarti seseorang pasti mengalami mata minus. Keluhan serupa juga dapat disebabkan oleh gangguan refraksi lainnya atau kondisi mata tertentu.
Cara yang paling tepat adalah melakukan pemeriksaan mata, baik secara manual maupun dengan bantuan alat pemeriksaan, kemudian menentukan kebutuhan kacamata berdasarkan hasil pemeriksaan.
Jangan menunggu penglihatan semakin buram. Jika mulai mengalami kesulitan melihat jauh, sering menyipitkan mata, atau mata cepat lelah, sebaiknya periksakan mata untuk mengetahui kondisi penglihatan secara lebih akurat.