Ketua UPZ BAZNAS TELKOM, Johni Purwantoro saat memberikan sambutan

DepokNews–Unit Pengumpul Zakat (UPZ) BAZNAS Telkom Indonesia bekerjasama dengan RS UI dan Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) menggelar operasi katarak gratis dengan menggunakan teknik operasi mata terkini yaitu phaco emulsifikasi.

Ketua UPZ BAZNAS TELKOM, Johni Purwantoro menjelaskan, operasi katarak gratis tersebut salah satu bentuk kegiatan dalam rangka menyalurkan Ziswaf (zakat, infaq, sedekah, wakaf) dari para Muzakki karyawan PT. TELKOM Indonesia.

“UPZ BAZNAS Telkom melakukan banyak kegiatan dalam meyalurkan Ziawak, Operasi katarak gratis ini hanya salah satu kegiatan. Beberapa kegiatan lainnya yang sudah dilakukan antara lain pemberian beasiswa, pemberdayaan ekonomi para duafa dan beberapa kegiatan lainnya,” kata Johni Purwantoro.

Dijelaskan Johni Purwantoro, pendaftar operasi katarak gratis ada 180 orang dan setelah melalui pemeriksaan oleh Perdami ada 50 orang yang mendapatkan pelayanan operasi katarak gratis.

Johni Purwantoro juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh Muzakki dan kepada semua pihak sehingga UPZ BAZNAS TELKOM bisa terus membantu masyarakat yang perlu dibantu dalam berbagai bentuk kegiatan.

Sedangkan Dokter Wibowo Direktur Administrasi dan Keuangan RS UI dalam sambutannya mengatakan, operasi katarak tersebut menggunakan teknik terkini yaitu metode phaco dan dilakukan oleh para dokter mata terbaik yang tergabung dalam Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami).

“Bapak ibu tidak perlu kawatir karena operasi ini meggunakan metode terkini sehingga berlangsung cepat dan proses penyembuhannya juga tidak lama asal mengikuti saran yang disampaikan oleh para dokter,” kata Dokter Wibowo.

Dokter Wibowo juga memberikan semangat kepada para pasien yang akan menjalani operasi nantinya akan bisa melihat kembali secara jelas seperti pada saat usia masih 35 atau 40 tahunan.

“Tadi saya tanya salah satu peserta kenapa mendaftar operasi katarak, kata beliau karena ingin bisa membaca Alquran kembali seperti saat masih muda dahulu. Hati saya sampai bergertar karena beliau operasi katarak untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui membaca kita suci Alquran,” kata Dokter Wibowo.

Pada kesempatan tersebut Dokter Rio Rhendy mewakili Perdami juga memberikan sambutan, Dalam sambutannya Dokter Rio Rhendy megatakan dengan melakukan operasi katarak sudah membantu banyak orang.

“Jika ada satu orang katarak dan tidak mampu melihat harus ada satu orang yang mendampinginya, maka dengan operasi ini penderita katarak bisa kembali produktif dan tidak perlu lagi pendamping sehingga ada dua orang yang kembali produktif atau mampu berkatifitas secara mandiri,” kata Dokter Rio Rhendy.

Salah satu pasien yang mendapatkan pelayanan operasi katarak gratis, Ibu Marhumah yang berusia 55 tahun merasa senang dan bersyukur bisa mendapatkan  pelayanan ini.

“Alhamdulillah saya senang, ingin bisa melihat lagi seperti dulu. Saya mengucapkan terima kasih kepada para dokter,” kata Ibu Marhumah yang bertempat tinggal di Kelapa Dua Depok.

Kegiatan operasi katarak gratis tersebut berlangsung lancar dan tertib, tampak para pasien dan juga para pengantar pasien bahagia mendapatkan pelayanan operasi katarak secara gratis.

Previous articlePeserta Wirausaha Baru Kelurahan Sukmajaya Mendapatkan Pelatihan Pembuatan Cake dari Perusahaan Ternama
Next articleHardiono Mantan Sekda : Musda DMI Depok harus Demokratis dan Membawa Perubahan.