Maulid di Almamater, Bang Dayat Kembali ke SDN Cisalak 1: Dari Bangku Sekolah untuk Menginspirasi Generasi

Ketik minimal tiga huruf untuk mulai mencari.

DepokNews — Warga Kelurahan Duren Mekar, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok, kini memiliki pusat edukasi dan budidaya pertanian perkotaan melalui Urban Farming Center (UFC) Bojongsari.
UFC Bojongsari resmi diluncurkan pada Jumat, 26 September 2026, di lahan RW 03, Kelurahan Duren Mekar. Lahan seluas sekitar 500 meter persegi yang sebelumnya merupakan pekarangan rumah tersebut disulap menjadi lahan produktif yang dilengkapi kebun sayur organik, kolam ikan, dan kandang ayam.
Peresmian dihadiri Anggota DPRD Kota Depok Khairullah, Ketua Bidang Petani, Peternak, dan Nelayan (BPPN) DPD PKS Kota Depok Devi Putra, Ketua BPPN Kecamatan Bojongsari Hasan, Ketua LPM Bojongsari Ir. Tjinde, Penyuluh Pertanian Ahmad Sukardi, Ketua KTNA Bojongsari Jaelani, Ketua RW 03 Endang Sutani, tokoh masyarakat, serta anggota kelompok tani.
Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan pembacaan doa. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua RW 03, Ketua BPPN Kecamatan Bojongsari, Ketua LPM Bojongsari, Ketua KTNA Bojongsari, penyuluh pertanian Kelurahan Duren Mekar, Ketua BPPN DPD PKS Kota Depok, dan Anggota DPRD Kota Depok Khairullah.
Ketua RW 03 Endang Sutani mengatakan, pemanfaatan lahan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi contoh pemanfaatan lahan di lingkungan permukiman.
Ketua BPPN Kecamatan Bojongsari Hasan menyampaikan, keberadaan UFC diharapkan dapat menjadi sarana edukasi dan mendorong masyarakat memanfaatkan lahan yang tersedia guna mendukung ketahanan pangan keluarga.
Sementara itu, Anggota DPRD Kota Depok Khairullah mengapresiasi terbentuknya Urban Farming Center Bojongsari.
“Kami mengapresiasi dan mendukung terbentuknya Urban Farming Center Bojongsari ini. Harapannya, kegiatan seperti ini dapat terus dikembangkan dan menjadi contoh untuk wilayah lainnya di Kecamatan Bojongsari,” ujar Khairullah.
Menurut Khairullah, pemanfaatan lahan perkotaan untuk kegiatan produktif dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam hal edukasi dan pemenuhan kebutuhan pangan keluarga.
Urban Farming Center Bojongsari tidak hanya diarahkan sebagai lahan produksi, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran bagi masyarakat. Warga, termasuk ibu-ibu dan anak-anak sekolah, dapat belajar menanam sayuran serta melakukan budidaya ikan dan ayam.
Keberadaan UFC juga diharapkan dapat mendukung ketahanan pangan keluarga, menyediakan bahan pangan segar dan bergizi, serta turut mendukung upaya pencegahan stunting.
Selain itu, pemanfaatan lahan seluas 500 meter persegi tersebut menjadi contoh bahwa lahan terbatas di kawasan perkotaan dapat dioptimalkan menjadi lahan produktif.
Ke depan, Urban Farming Center Bojongsari akan dibuka setiap hari untuk masyarakat. Warga dapat memanfaatkannya sebagai tempat belajar bercocok tanam dan mendapatkan bibit ikan secara gratis. (shl)


