Wakil Walikota Depok, Ir. Imam Budi Hartono dalam sambutan pembukaan kegiatan “Bakti Sosial Therapy Tradisional & Pengobatan Gratis” yang diselenggarakan oleh Komunitas Orang Mampang (KORMA) – Depok*-

(Sabtu/8 Januari 2022) Kegiatan Bakti Sosial Therapy Tradisional & Pengobatan Gratis bertema ‘Tingkatkan Kesehatan melalui therapy tradisional” diselenggarakan oleh Komunitas Orang Mampang (KORMA) di Lokasi Wilayah RT 01 RW. 03 Kelurahan Mampang Kecamatan Pancoran Mas – Kota Depok, disponsori oleh PT. Migas Hulu Jabar (Perseroda), didukung oleh Pemda Depok, LPM dan dihadiri oleh Wakil Walikota Depok, Camat Pancoran Mas, Lurah Mampang, Ketua RT/RW setempat serta Para Ulama dan Tokoh Masyarakat serta Masyarakat Wilayah Mampang.

Komunitas Orang Mampang (KORMA) dibentuk oleh warga Kelurahan Mampang itu sendiri, dengan tujuan mempererat tali persaudaraan serta wadah aspirasi antar warga Mampang. Ketua Komunitas Orang Mampang (Korma), Bapak Marudin, S.AP mengatakan “bahwa Kegiatan Bakti Sosial Therapy Tradisional & Pengobatan ini merupakan salah satu program kerja KORMA untuk melakukan kegiatan sosial dibidang Kesehatan sehingga terwujudnya masyarakat mampang yang sehat rohani jasmani”. Untuk merealisasikan kegiatan ini maka KORMA bekerja sama dengan Fusi Foundation dan Yayasan Makmur Amanah Sejahtera untuk dapat menyediakan & menghadirkan 10 orang berprofesi therapy yang sudah memiliki sertifikat sebagai tenaga therapy tradisional.

Adapun pada pelaksanaannya,  kegiatan layanan pengobatan ini dibagi dua, yaitu therapy wanita hanya melayani pengobatan untuk wanita, begitupun dengan therapy pria hanya melayani pengobatan untuk pria saja. Penyelenggara kegiatan bakti sosial ini tetap mengikuti protokol Kesehatan Covid 19 bagi para peserta, tamu undangan, tenaga therapy maupun masyarakat yaitu dengan penyediaan sanitizer, Air untuk cuci tangan, mengukur suhu tubuh, memakai masker dan sarung tangan karet bagi para therapy.

Dalam sambutan pembukaan kegiatan Bakti Sosial oleh Wakil Walikota Depok, Bapak Ir. Imam Budi Hartono mengatakan “Alhamdulillah……., saya sendiri bisa silaturahmi di tengah tengah masyarakat dalam rangka menambah kapasitas keterampilan yang kita miliki……..”. Kemudian “ini luar biasa memang, sebuah pentaheliks. Pentaheliks itu kerjasama antara Pemerintah, Swasta, Masyarakat atau Komunitas, Perguruan Tinggi dan Media. ini penting banget bagi kita menggerakkan pentaheliks ini, kerena pemerintah tidak cukupkan melakukan semua yang ada aktiftas yang ada di masyarakat, termasuk keterbatasan dalam anggaran yang dimiliki oleh pemerintah, maka peran swasta dalam membantu percepatan pembangunan di kota depok sangat dibutuhkan, baik pembangunan bersifat fisik infrastruktur maupun pembangunan manusia dalam rangka mensejahterakan, nah ini salah satunya adalah keterampilan untuk therapy tradisional dan pengobatan gratis” tambahnya.Disela sela sambutannya Bapak Wakil Walikota juga menambahkan tentang kegiatan Bank Sampah  untuk menghimbau kepada masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah di Kota Depok, agar persoalan banjir dapat terhindari dan kebersihan tetap terjaga, serta ini menjadi sebuah peluang bagi masyarakat di tiap RW.

Kegiatan ini berlangsung dari Jam 10.00 s.d. 16.00 WIB, berlaku hanya untuk warga sekitar Kelurahan Mampang yang membutuhkan pengobatan tradisional tersebut. Adapun Layanan pengobatan yang diberikan adalah berupa pengobatan dengan pemijatan tradisional, Bekam, Akupunktur dan obat-obatan herbal tradisional. Hal ini mendapatkan apresiasi dan antusias dari warga setempat yang memang sangat membutuhkan akan pengobatan tersebut. Selain itu juga membawa dampak yang positif kepada para tenaga Therapy itu sendiri, seperti meningkatkan kepercayaan diri mereka, menambah pengalaman, juga mengangkat nilai keterampilan kompetensi dibidangnya.

Mengingat bahwa para tenaga therapy yang mengikuti kegiatan bakti sosial ini merupakan salah satu program binaan dari Fusi Foundation yang dikelola oleh Ibu Titik Makmuriah, seorang penggiat dan mentor dibidang profesi therapy. Fusi Foundation sendiri mempunyai program jangka pendek dan jangka panjang untuk kegiatan – kegiatan therapy ini, selain memberikan pelatihan, kursus dan pendidikan profesi di bidang therapy, juga memberikan solusi untuk bagaimana mereka dapat berperan aktif di masyarakat maupun menjadi pelaku ekonomi mandiri.

“Alhamdulillah kegiatan ini bermanfaat dan memang sangat saya butuhkan” kata seorang warga setempat yang ikut menggunakan jasa therapy di kegiatan bakti sosial ini. Lalu ada juga warga yang dapat berkonsultasi dengan para therapy tentang keluhan – keluhan yang dirasakan di badannya seperti : sakit persendian akibat jatuh,  keseleo, masuk angin, otot kaki yang sakit, kecapekan kerja, lelah dan lain sebagainya. (BR)