“Warga Depok Bangga! Mahasiswa Gunadarma Borong Medali di Bandung!

Ketik minimal tiga huruf untuk mulai mencari.
Seminar hacker topi putih ini memang sengaja digelar berseri di Jakarta dan Bandung untuk menjaring dan melahirkan lebih banyak lagi praktisi teknnologi informasi yang mempunyai kemampuan untuk membangun keamanan jaringan komputer di Indonesia. Pada seminar yang diikuti sekitar 70 an peserta dari berbagai kalangan disampaikan materi menyadap wifi oleh praktisi security, Arga Nur Pratama dilanjutkan oleh materi jurus jitu meng-hack webiste oleh M Ikhsan, MIT, CEH dan materi ‘Cracking Credential dengan digital forensic’ oleh Hamdan Abdul Aziz, CEH. Pada pembukaan acara seminar ini juga diserahkan seperangkat peralatan digital forensik dari komunitas sekuriti idNSA kepada Sekolah Tinggi Teknologi (STT) Nurul Fikri Depok Jawa Barat sebagai bahan bantu pelajaran digital forensik di kalangan kampus. Hadir dalam seminar ini sebagai penyampai pidato pembuka adalah Dr. Andika Fajar (kepala Pusdatin Kemenristek-Dikti) serta pembicara kunci Dr. Rudi Lumanto (Ketua lembaga Keamanan Internet Indonesia, ID-SIRTII). Dalam kesempatan ini Rudi Lumanto memaparkan teknik serangan dan mitigasi terhadap keamanan jaringan komputer di Indonesia.
Sejumlah perwakilan dari kalangan industri juga hadir seperti dari Amiya Corporation, salah satu perusahaan terkemuka di Jepang yang fokus pada kemanan infrastuktur jaringan internet dan dari NRI Secure. Perwakilan Amiya Corporation yang hadir adalah Mr. Itoh, Mr Sekine, Mr Ishida dan Ms Yonezawa
sementara NRI secure diwakili Mr. Arifin.