Aspemkesra pada Setda Kota Depok, Sri Utomo dan Kepala Bappeda Kota Depok, Dadang Wihana menerima secara langsung 100 mahasiswa yang akan melaksanakan KKN Tematik, di Ruang Edelweis Lantai 5, Balai Kota Depok, Jumat, 24/06/22). (Foto: JD 05/Diskominfo)

DepokNews – Sebanyak 100 mahasiswa dari Institut Pertanian Bogor (IPB) akan melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Tahun 2022 di Kota Depok. Kegiatan tersebut berlangsung selama 40 hari, mulai 20 Juni – 31 Juli mendatang.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Aspemkesra) pada Sekretariat Daerah Kota Depok, Sri Utomo dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan dan Pengembangan Penelitian Daerah (Bappeda) Kota Depok, Dadang Wihana menerima secara langsung 100 mahasiswa yang akan melaksanakan KKN Tematik, di Ruang Edelweis Lantai 5, Balai Kota Depok hari ini.

“Ada 100 mahasiswa yang akan KKN Tematik di Kota Depok, mereka menyebar ke wilayah-wilayah di Kecamatan Beji dan Sukmajaya,” kata Aspemkesra Setda Kota Depok, Sri Utomo, Jumat (24/06/22).

Sri Utomo mengungkapkan, pihaknya menyambut baik para mahasiswa IPB untuk KKN Tematik di Kota Depok. Pasalnya, setiap tahun Kota Depok selalu menerima mahasiswa KKN Tematik dari kampus yang berlokasi di Kota Bogor tersebut.

Dirinya menyebut, bahwa penetapan lokasi KKN tahun ini telah disesuaikan dengan tema KKN Tematik IPB. Yaitu optimalisasi pemanfaatan sumber daya wilayah dan pemberdayaan masyarakat melalui Techno Socio Enterpreneurship untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan (SDG’s) pada masa pandemi Covid-19.

“Kami sangat berharap para mahasiswa selama KKN nanti dapat menerapkan ilmu teori yang telah didapatkan di kampus ke masyarakat, dan mereka semua dapat berkontribusi dalam pengembangan pemberdayaan masyarakat di tempat KKN,” ujarnya. 

Sementara itu, Koordinator Mahasiswa KKN Tematik IPB 2022, Soni Trison menuturkan, ada 10 kelompok mahasiswa yang akan KKN di 10 kelurahan yang tersebar di Kecamatan Beji dan Sukmajaya. Mereka terdiri dari Jurusan Manajemen Sumber Daya Lahan, Agronomi Holtikultura, Proteksi Tanaman, Arsitektur Lanskap, Perikanan Budidaya, Manajemen Sumber Daya Perairan, Teknologi Hasil Perairan.

Lalu, Perikanan Tangkap, Ilmu dan Teknologi Kelautan, Ilmu Teknologi Pangan, Teknik Industri Pertanian, Teknik Sipil dan Lingkungan, Statistika, Geofisika dan Meteorologi. Kemudian Biologi, Kimia, Matematika, Ilmu Komputer, Fisika, Biokimia, Aktuaria, dan Ekonomi Pembangunan.

“Selama KKN mereka akan diawali dengan identifikasi masalah di masyarakat, loka karya di masing-masing lokasi, dan monitoring evaluasi. Kami berharap bisa membantu mempercepat program pemberdayaan masyarakat dan Pemkot juga terbantu dengan kehadiran kami,” paparnya.

Sumber : depok.go.id

Previous articleSatpol PP Depok Segel Bangunan Tower Tak Berizin di Cimanggis
Next article Satgas DPUPR Depok Normalisasi Kali Krukut