DepokNews–Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam perekonomian masyarakat, khususnya dalam menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi lokal. Peran UMKM dalam industri pengolahan produk makanan sangat strategis karena menjadi tulang punggung industri pangan nasional, khususnya pada skala lokal yaitu dalam penyedia produk pangan olahan lokal menjadi produk yang bernilai tambah. UMKM berperan juga sebagai penggerak ekonomi dan penyerap tenaga kerja yang dapat membuka peluang usaha rumah tangga sehingga dapat meningkatkan pendapatan keluarga dan masyarakat sekitar.
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) merupakan salah satu bagian dari tri dharma perguruan tinggi. Kegiatan PKM dilakukan untuk menerapkan ilmu pengetahuan teknologi, dan seni secara langsung kepada masyarakat. Kegiatan PKM yang dilaksanakan oleh Tim Abdimas Bekasi–Universitas Gunadarma (UG) adalah memberikan penyuluhan dan keterampilan kewirausahaan kepada mitra UMKM yaitu Kedai Rina Rani, yang bergerak di bidang kuliner. Kegiatan PKM di semester PTA2025/2026 merupakan wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam bidang pengabdian kepada masyarakat melalui penerapan pada pemecahan masalah masyarakat.
Kegiatan PKM diawali dengan kunjungan Tim Abdimas ke mitra UMKM . Kegiatan bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi oleh UMKM serta menganalisis kebutuhan yang diperlukan. Kunjungan dilakukan ke Lokasi UMKM Kedai Rina Rani, yang beralamat di Vila Mahkota Pesona., Kec. Gunung Putri Kel. Bojong Kulur, Bogor. Tim Abdimas diketuai oleh Dr. Rina Noviana yang beranggotakan 6 orang staff dosen yaitu Dewi Andryani., SKom., MMSI, Isram Rasal., ST., MMSI., MSc, Winarti., SKom MMSI, Devi Indriani., SKom., MMSI, Kartika Nor Ramadha., SKom., MMSI, Rifki Amalia., SKom., MMSI serta didampingi staff dari LPM UG yaitu Dr. Dyah Mieta dan 1 mahasiswa yaitu Putri Maharani.

Gambar 1. Lokasi Mitra UMKM Kedai Rina Rani
UMKM Kedai Rina Rani merupakan usaha dengan skala mikro dengan sistim penjualan nya masih secara offline (berjualan di depan rumah). Pemilik Kedai bernama Nabila Zhafarina yang dalam proses pengelolaan usaha nya masih dilakukan secara sederhana, dimana pemilik dibantu dengan beberapa anggota keluarga dan beberapa orang dari tetangga terdekat. Produk makanan nya berupa aneka nasi bakar, aneka dimsum dan aneka bolu serta snack. Kedai Rina Rani dalam berjualan hanya melayani konsumen disekitar lokasi usaha dan setiap hari libur berjualan pada CFD ( Car free Day) dengan menu yang sedehana dan harga yang terjangkau serta cita rasa rumahan.

Gambar 2. Kunjungan ke lokasi Mitra UMKM Kedai Rina Rani
Hasil kunjungan tim abdimas di Lokasi UMKM Kedai Rina Rani, setelah melalui observasi langsung dan wawancara yang dilakukan, diperoleh beberapa temuan masalah sebagai berikut : 1. Dari proses produksi yaitu belum ada nya standarisasi resep, porsi, kualitas produk dan stok bahan baku yang belum terkontrol. 2. Strategi pemasaran masih konvensional yaitu menunggu pembeli datang dan belum memanfaatkan platform digital. 3. Dari asepek manajemen keuangan, dimana pencatatan penjualan masih manual, tidak adanya pencatatan keuangan yang tertata yang masih bercampur dengan keuangan pribadi dan kesulitan dalam menentukan harga jual yang optimal. 4. Dari aspek Sumber Daya Manusia nya, adalah pengelolaan usaha masih terpusat pada pemilik dan masih minim nya pengetahuan terkait layanan pelanggan dan inovasi produk.

Gambar 3. Produk Makanan mitra UMKM
Kerjasama dalam kegiatan PKM ini dilakukan dengan penuh kekeluargaan, mitra UMKM kedai Rina Rani menyambut dan menerima dengan baik kehadiran para dosen dari Universitas Gunadarma.
Hal ini tentu saja menjadi penyemangat bagi para dosen untuk terus melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat, Beberapa rekomendasi Program Kerja antara Tim Abdimas Bekasi–UG dengan mitra UMKM kedai Rina Rani berdasarkan beberapa hasil temuan masalah di lapangan dan wawancara, maka telah dianalisis dan pemberian Solusi berupa pendampingan dalam hal Standarisasi produk & inovasi menu; literasi pemanfaatan pemasaran digital, literasi pencatatan keuangan yang sistematis; literasi dalam peningkatan kualitas pelayanan pelanggan.
Seluruh anggota tim abdimas telah.berperan aktif dalam kegiatan PKM disemester PTA 2025-2026 yang dilaksanakan sejak bulan September 2025 sampai dengan bulan Januari 2026. sebagai upaya untuk meningkatkan penjualan produk usaha UMKM Kedai Rina Rani dan keberlanjutan usaha juga sebagai wadah untuk konsultasi dan pendampingan bagi pelaku UMKM dengan pihak Universitas Gunadarma. Dr. Aris Budi Setyawan, selalu Ketua Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPM) Universitas Gunadarma berharap banyak atas kegiatan yang telah dan akan dilaksanakan oleh Tim PKM bidang Ilmu komputer dapat dilanjutkan dengan penekanan pada praktek langsung bersama para pelaku UMKM sehingga diharapkan dapat mendorong dan memberikan hal yang nyata bagi para pelaku UMKM. Melalui program pendampingan yang dilakukan oleh Tim Abdimas Bekasi–UG pada UMKM diharapkan mampu meningkatkan kualitas pengelolaan usaha, memperluas jangkauan pemasaran, serta meningkatkan penjualan secara berkelanjutan.






