DepokNews–Selama bulan suci Ramadhan 1447 H, semangat mengedukasi masyarakat tentang ekonomi syariah terus digelorakan oleh tim Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Meruyung. Dipimpin oleh Rita Kamilawati bersama tim lapangan yang dikoordinasikan oleh Dessy Malinda, dua srikandi pejuang ekonomi syariah ini aktif melakukan kampanye literasi ke berbagai lapisan masyarakat.
Klik Baner Untuk Info Lengkap Promo Kacamata Gratis Optik Sejahtera
Hampir setiap hari selama Ramadhan, mereka hadir di berbagai kegiatan—mulai dari komunitas, pelaku usaha retail, lembaga pendidikan, hingga pondok pesantren—untuk memperkenalkan nilai, prinsip, serta produk ekonomi syariah kepada masyarakat.
Kegiatan literasi tersebut menjangkau berbagai lembaga pendidikan dan pesantren, di antaranya Pondok Pesantren Darul Akhyar, Pondok Khairukum, hingga Sekolah Alam Meruyung. Dalam berbagai kesempatan tersebut, tim BSI Meruyung memberikan pemahaman tentang pentingnya sistem keuangan syariah yang adil, transparan, serta berlandaskan nilai keberkahan.
Pendekatan yang dilakukan tidak hanya melalui presentasi formal, tetapi juga dialog interaktif yang membuat masyarakat lebih mudah memahami konsep ekonomi syariah dalam kehidupan sehari-hari.
Salah satu agenda besar yang menjadi bagian dari kampanye literasi ini adalah kegiatan “Sehari Bersama Al-Qur’an” yang dihadiri oleh lebih dari 180 guru ngaji se-Bojongsari. Dalam kegiatan tersebut, tim BSI Meruyung memaparkan literasi ekonomi syariah kepada para pendidik Al-Qur’an yang hadir.
Acara ini juga dihadiri oleh Ustadz Wido Supraha, anggota Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, yang memberikan tausiyah serta penguatan tentang pentingnya peran umat Islam dalam membangun sistem ekonomi yang sesuai dengan nilai-nilai syariah.
Kampanye literasi ekonomi syariah juga disampaikan dalam momentum Milad ke-6 Ruang Baik, yang dihadiri oleh puluhan anak yatim, lansia, serta para tamu undangan. Pada kesempatan tersebut, Rita Kamilawati menekankan pentingnya kolaborasi kebaikan antara lembaga sosial, perbankan syariah, dan masyarakat.
Menurutnya, ekonomi syariah bukan hanya tentang transaksi keuangan, tetapi juga tentang membangun ekosistem kebaikan yang mampu menghadirkan kebermanfaatan bagi banyak orang.
Kegiatan literasi ini kembali dilanjutkan pada 8 Maret 2026 melalui kerja sama antara Sekolah Alam Meruyung dan BSI Maslahat dalam agenda Ramadhan Festival 2026. Selain memberikan edukasi serta pengenalan produk perbankan syariah, tim BSI Meruyung juga turut menyalurkan santunan kepada 50 anak yatim yang hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan penuh berkah.
Sebagai cabang baru, kantor Bank Syariah Indonesia Meruyung yang berlokasi di kawasan Parung Bingung, tepatnya di ruko antara Sekolah Alam Meruyung dan Burger King, kini hadir untuk melayani masyarakat dalam berbagai layanan perbankan syariah, baik pendanaan maupun pembiayaan.
Kantor ini juga membuka ruang kolaborasi dengan berbagai lembaga sosial dan komunitas. Selama Ramadhan, BSI Meruyung bahkan bekerja sama dengan Zakat Baik untuk menghadirkan Gerai Zakat, sehingga masyarakat sekitar dapat menunaikan zakat, infak, dan sedekah dengan mudah.
Gerai tersebut berada tepat di depan kantor BSI Meruyung dan menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem kebaikan di tengah masyarakat.







