Menu

Dark Mode
Ide Keren dan Kreatif, Bantuan Makan Sahur di Depok 20 Alasan Warga Nyaman Tinggal di Kota Depok Santika Hotel Depok Kenalkan Menu Malaysia Kota Depok Masuk Zona Rawan Narkoba Duh! Ada 3700 Perceraian Di Depok Selama 2016, Media Sosial Menjadi Penyebab Utama

Ragam

Ubaidilah Soroti Banjir Kampung Benda Cipayung : “Penanganan Lebih Mendesak dari Flyover Margonda”

badge-check


					Ubaidilah Soroti Banjir Kampung Benda Cipayung : “Penanganan Lebih Mendesak dari Flyover Margonda” Perbesar

DepokNews, Depok, Mei 2026 – Peristiwa banjir yang kembali melanda kawasan Kampung Benda, Kecamatan Cipayung, mendapat perhatian serius dari Anggota DPRD Kota Depok, Ubaidilah. Ia menilai persoalan banjir yang selama ini dikeluhkan warga harus segera ditangani secara optimal, terintegrasi, dan menyeluruh.

Anggota DPRD Kota Depok yang bertugas di Komisi B sekaligus Badan Anggaran (Banggar) itu mengaku prihatin atas banjir yang terjadi, terlebih peristiwa tersebut berlangsung di tengah momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kota Depok.

Meski demikian, Ubaidilah tetap mengapresiasi langkah cepat Wali Kota Depok, Supian Suri, yang turun langsung meninjau lokasi dan merespons kondisi warga terdampak.

“Pak Wali Kota langsung meninjau. Kami berharap ada penanganan secara serius, terintegrasi, dan komprehensif sehingga duka yang selama ini dirasakan warga Cipayung bisa segera selesai,” ujar Ubaidilah, Kamis (14/5).

Ia menegaskan DPRD Kota Depok, khususnya melalui Badan Anggaran, siap mendukung kebutuhan pembiayaan apabila pemerintah memerlukan dukungan anggaran untuk merealisasikan penanganan banjir di wilayah tersebut.

Menurutnya, persoalan banjir di Cipayung kini menjadi kebutuhan mendesak yang perlu diprioritaskan dibanding sejumlah proyek lain yang telah direncanakan sebelumnya.

Salah satunya terkait rencana pembangunan flyover di kawasan Margonda dengan nilai anggaran mencapai Rp275 miliar melalui skema pinjaman daerah. Ubaidilah menilai anggaran tersebut dapat dikaji ulang apabila penanganan banjir dan persoalan lingkungan di Cipayung membutuhkan dukungan pendanaan lebih besar.

“Kemarin kami punya rencana anggaran sekitar Rp275 miliar untuk pembangunan flyover di Margonda melalui skema pinjaman. Itu mungkin bisa dikaji ulang andaikan penanganan banjir dan persoalan sampah di Cipayung ini membutuhkan dana yang lebih mendesak,” katanya.

Ia menjelaskan penanganan banjir di Cipayung membutuhkan langkah besar, termasuk revitalisasi kawasan hingga pembebasan lahan yang diperkirakan mencapai sekitar Rp60 miliar.

“Karena ini bisa jadi lebih urgent. Paling tidak kita membutuhkan pembebasan lahan sekitar Rp60 miliar agar penanganannya benar-benar optimal,” jelasnya.

Untuk itu, Ubaidilah mendorong Pemerintah Kota Depok mempertimbangkan pergeseran prioritas anggaran demi menghadirkan solusi jangka panjang bagi masyarakat terdampak banjir di Cipayung.

“Kalau memang pemerintah merasa kekurangan anggaran, ya monggo, apa yang sebelumnya direncanakan seperti pembangunan flyover bisa digeser terlebih dahulu untuk memberikan penanganan banjir yang lebih komprehensif bagi warga Cipayung,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Read More

KOMDIGI DPC PKS Pancoran Mas Gelar Lomba Konten Video, Angkat Kiprah Nyata di Masyarakat

16 August 2026 - 18:44 WIB

MT Balwan Depok Audiensi dengan Dandim 0508, Siap Bersinergi dalam Kegiatan Sosial dan Keagamaan

13 August 2026 - 20:15 WIB

LGBTQ Jadi Sorotan, MT Balai Wartawan Depok Dorong Dakwah dan Pembinaan Generasi Muda

11 August 2026 - 19:57 WIB

DSH Matangkan Pembentukan Lembaga Pelatihan Vokasi Juru Sembelih Halal

11 August 2026 - 17:58 WIB

Rudi Sahputra: SPINDO Harus Jadi Ruang Sinergi, Peduli dan Tumbuh Bersama

11 August 2026 - 10:13 WIB

Trending on Ragam