DepokNews, Depok, 19 Juni — Tim dosen Fakultas Ekonomi Universitas Gunadarma menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) berupa Penyuluhan Komunikasi Pemasaran dan Digital Marketing bagi peserta didik Yayasan Bina Insan Mandiri, Kota Depok, Jawa Barat. Kegiatan ini juga melibatkan tiga mahasiswa Program Studi D3 Akuntansi, Program Diploma Bisnis dan Kewirausahaan, yaitu Hasan Bisri, Tika Nur Istiqomah, dan Seida Januarti.

Dalam pemaparannya, Seida Januarti dan Hasan Bisri menjelaskan bahwa digital marketing merupakan strategi pemasaran yang memanfaatkan internet dan berbagai media digital, seperti media sosial, website, mesin pencari, email, serta platform digital lainnya untuk mempromosikan produk atau jasa sehingga mampu menjangkau pasar yang lebih luas.
Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai komunikasi pemasaran, yaitu proses penyampaian informasi dan pesan dari sebuah bisnis kepada calon pelanggan agar mereka mengenal produk atau jasa, tertarik untuk mengetahui lebih lanjut, menumbuhkan kepercayaan terhadap merek, hingga akhirnya memutuskan untuk melakukan pembelian.
Dalam penyuluhan tersebut dijelaskan bahwa digital marketing menjadi pilihan utama banyak pelaku usaha karena memiliki berbagai keunggulan. Di antaranya adalah jangkauan pemasaran yang sangat luas hingga tingkat nasional maupun internasional, biaya promosi yang relatif lebih terjangkau dibandingkan pemasaran konvensional, kemampuan menargetkan audiens secara spesifik berdasarkan usia, lokasi, minat, dan perilaku, serta hasil pemasaran yang dapat diukur melalui data seperti jumlah tayangan, klik, dan penjualan. Selain itu, strategi digital juga mudah dievaluasi dan disesuaikan dengan kebutuhan bisnis.
Para peserta juga diperkenalkan dengan berbagai bentuk komunikasi pemasaran, seperti iklan di media cetak maupun digital, program promosi dan diskon, influencer marketing, pemanfaatan media sosial seperti Instagram, TikTok, Facebook, dan YouTube, live shopping, email marketing, hingga penyelenggaraan event atau pameran sebagai sarana memperkenalkan produk secara langsung kepada masyarakat.
Materi berikutnya membahas berbagai strategi psikologi pemasaran yang sering digunakan untuk memengaruhi keputusan konsumen. Beberapa di antaranya adalah Social Proof, yaitu kecenderungan seseorang mempercayai produk yang banyak digunakan atau mendapat ulasan positif; Scarcity, yaitu strategi menciptakan kesan produk terbatas sehingga lebih bernilai; Urgency, yaitu penawaran dengan batas waktu tertentu yang mendorong konsumen segera membeli; serta Fear of Missing Out (FOMO), yaitu rasa takut ketinggalan tren atau promo yang membuat seseorang lebih cepat mengambil keputusan pembelian.
Kegiatan berlangsung dengan suasana yang interaktif. Para peserta didik terlihat sangat antusias mengikuti penyuluhan. Selain menyimak materi yang disampaikan, mereka juga aktif mengajukan berbagai pertanyaan kepada narasumber mengenai strategi digital marketing, pemanfaatan media sosial untuk bisnis, serta cara membangun komunikasi pemasaran yang efektif di era digital.






