DepokNews–Sebanyak 63 kelurahan di Kota Depok menargetkan wilayahnya bebas dari Buang Air Besar Sembarangan (BABS) atau Open Defecation Free (ODF) pada tahun 2023. Hal tersebut dibuktikan dengan deklarasi bersama yang telah dilakukan oleh seluruh kelurahan.

“Setelah mengikuti deklarasi, seluruhnya harus bersiap untuk bebas ODF dengan membangun jamban sehat dan tidak buang air besar sembarangan,” tutur Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok, Mary Liziawati kepada berita.depok.go.id usai deklarasi ODF di aula Teratai, Gedung Balai Kota, Jumat (30/01/22).

Mary menambahkan, deklarasi dilaksanakan secara bertahap sesuai dengan kesiapan wilayah. Pada tahun 2016, terdapat sebanyak empat kelurahan melakukan deklarasi ODF.

Selanjutnya, ungkap Mary, pada 2018 bertambah delapan kelurahan dan pada 2020 bertambah lima kelurahan melakukan deklarasi ODF. Lalu pada 2021 bertambah 24 kelurahan deklarasi ODF.

“Tahun ini ada 22 kelurahan yang mendeklarasikan ODF. Jadi total 63 kelurahan sudah deklarasi dan siap bebas ODF di tahun 2023 mendatang,” tambahnya.

Dikatakannya, kelurahan yang melakukan deklarasi harus terus memberikan dukungan kepada masyarakat yang belum memiliki septic tank. Sehingga masyarakat tahu pentingnya memenuhi sanitasi dasar.

“Sosialisasi dan edukasi harus terus dilakukan, sehingga kelurahan stop BABS dapat terwujud pada tahun 2023,” pungkasnya.

sumber : https://berita.depok.go.id/63-kelurahan-deklarasi-bersama-kota-depok-100-persen-odf-di-2023

Previous articleTahun Ini, Pemkot Depok Renovasi 674 RTLH
Next articleLAZ Zakat Sukses Ikut Berperan Jadikan Depok Zero Stunting