Menu

Dark Mode
Ide Keren dan Kreatif, Bantuan Makan Sahur di Depok 20 Alasan Warga Nyaman Tinggal di Kota Depok Santika Hotel Depok Kenalkan Menu Malaysia Kota Depok Masuk Zona Rawan Narkoba Duh! Ada 3700 Perceraian Di Depok Selama 2016, Media Sosial Menjadi Penyebab Utama

Metro Depok

Pemkot Distribusikan 2.400 Alat Rapid Test ke Puskesmas di Depok

badge-check


					Wali Kota bersama Forkopimda saat berdiskusi tentang pencegahan covid-19 (Foto: Humas Pemkot Depok) Perbesar

Wali Kota bersama Forkopimda saat berdiskusi tentang pencegahan covid-19 (Foto: Humas Pemkot Depok)

DepokNews- Sebanyak 2.400 alat Rapid Test virus Corona (Covid-19) didistribusikan pemkot, ke rumah sakit dan Puskesmas yang ada di Kota Depok. Alat pendeteksi Covid-19 ini diprioritaskan untuk tenaga medis, Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dengan Pengawasan (PDP). 

Wali Kota Depok Mohammad Idris mengatakan, pihaknya terus berupaya menambah jumlah alat tersebut. Saat ini, pihaknya telah melakukan pemesanan dan akan segera dikirim dalam waktu dekat. 

“Tidak hanya itu, saya sudah berkomunikasi dengan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Alhamdulillah, Pemprov Jabar akan membantu sebanyak 1000 kit alat Rapid Test,” kata Idris, kemarin, Sabtu (28/03/20). 

Dirinya menjelaskan, tes cepat atau Rapid Test di Kota Depok telah dilaksanakan sejak tanggal 25 Maret lalu di seluruh rumah sakit yang menangani PDP dan Puskesmas. Dengan sasaran tenaga kesehatan, PDP dan ODP. 

“Untuk saat ini pemeriksaannya masih berlangsung di rumah sakit-rumah sakit yang merawat PDP dan Puskesmas,” jelasnya. 

Dirinya menambahkan, hingga hari ini, terdapat sebanyak 29 orang terkonfirmasi positif Covid-19, sembuh 4 orang dan 3 orang meninggal dunia. Sedangkan PDP berjumlah 272 orang, 16 orang di antaranya telah selesai ditangani  dan  256 orang masih dalam pengawasan. 

Untuk PDP yang meninggal, lanjutnya, saat ini berjumlah 12 orang. Namun demikian, status pasien tersebut belum bisa dinyatakan positif atau negatif Corona, karena harus menunggu hasil pemeriksaan Polymerase Chain Reaction (PCR), yang datanya hanya dikeluarkan oleh  Public Health Emergency Operating Center (PHEOC) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 

“Kemudian Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 869 orang. Dengan rincian selesai ditangani 187 orang dan masih dalam pemantauan 682 orang,” tandas Idris.(mia)

Facebook Comments Box

Read More

Sambut Ramadan, Pelatihan Imam Muda dan Tahsin Al-Qur’an Digelar di Limo Depok

2 February 2026 - 15:43 WIB

80 ASN Depok Ikuti Layanan Digitasi dan Enkapsulasi untuk Lindungi Arsip Penting

27 November 2025 - 12:19 WIB

KABAR GEMBIRA UNTUK PELAJAR & SANTRI DI KOTA DEPOK! Kacamata Minus Besar FULL GRATIS di OPTIK SEJAHTERA

8 September 2025 - 07:34 WIB

DPC PKS Sukmajaya Gelar Donor Darah Bersama PMI Kota Depok

31 August 2025 - 16:52 WIB

Semarakkan HUT RI Optik Sejahtera Berbagi Kacamata GRATIS untuk Guru Depok

27 August 2025 - 05:50 WIB

Trending on Headline