DepokNews—Merebaknya virus covid-19 atau corona bukan hanya memberikan dampak rasa cemas terkait kesehatan, namun dampak yang sangat besar dampak ekonomis. Banyak warga masyarakat yang kehilangan sumber penghasilan seperti pedagang kecil yang, buruh harian, tukang ojek online dan ojek pangkalan.
Untuk meringnkan beban ekonomi warga yang warga yang terkena dampak covid-19 tersebut, salah seorang warga Kampung Lio, Om Iyang menggalang dana bantun dari orang-orang yang berada. Menurut Kusbiantoro ternyata masih banyak orang berada yang punya rasa kepedulian yang besar kepada sesame.
“Ternyata masih banyak orang kaya cepat peduli,” kata Kusbiantoro.
“Kamu tidak sendiri.Seluruh manusia di bumi mengalami kepahitan” cerita Om Iyang menirukan ucapan para dermawan
“Kamu sekarang usaha ?
“Gak ngapa-ngapain, Mba. Ngeringin ATM aja buat bantu kaum duafa.” jawab dia santuy.
Di tengah banyak manusia menggenggam hartanya kuat-kuat di saat seperti ini. Orang Orang Dermawan ini justru membuka keran sedekah lebar-lebar. Itu karena mereka yakin. Sumur yang mengering, pertanda akan terisi kembali. Dia mengosongkan tabungannya untuk bersiap menerima rezeki yang nanti datang menderas. Siklusnya selalu begitu. Sesudah terik, hujan pun turun.
Ini yang dilakukan ALUMNI BNI KOMUNIKASI PERUSHAAN menyalurkannya dalam bentuk Sembako ke Kp Lio Kelurahan Depok dan Kp Baru Kelurahan Pancoran Mas *Sembako diberikan kepada kaum dhuafa dalam situasi wabah covid-19 ini, di antaranya:






