Menu

Dark Mode
Ide Keren dan Kreatif, Bantuan Makan Sahur di Depok 20 Alasan Warga Nyaman Tinggal di Kota Depok Santika Hotel Depok Kenalkan Menu Malaysia Kota Depok Masuk Zona Rawan Narkoba Duh! Ada 3700 Perceraian Di Depok Selama 2016, Media Sosial Menjadi Penyebab Utama

Ragam

Kota Depok Targetkan Angka Pengangguran Turun Menjadi 6.97 Persen di Tahun 2025

badge-check


					Kota Depok Targetkan Angka Pengangguran Turun Menjadi 6.97 Persen di Tahun 2025 Perbesar

DepokNews- Usaha yang intensif dalam memaksimalkan pemanfaatan sumber daya manusia produktif di Kota Depok telah berhasil meraih hasil positif. Saat ini, 70 persen warga Kota Depok berada dalam usia produktif, yang turut andil dalam penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) menjadi 6,97 persen pada tahun 2023.

Wali Kota Depok, Mohammad Idris, menyampaikan komitmennya untuk terus mendorong penurunan angka pengangguran di bawah angka ambisius 6 persen.

“Ini harus terus diberdayakan agar target penilaian di tahun 2025 angka pengangguran bisa di bawah 6 persen,” ujar Mohammad Idris.

Pemerintah Kota Depok telah mengambil langkah-langkah strategis, termasuk membuat Peraturan Daerah (Perda) yang mewajibkan perusahaan di Kota Depok untuk mempekerjakan minimal 70 persen warga lokal.

“Upayanya harus ada komunikasi yang intensif, ada pendekatan politis pada kementerian terkait agar kita bisa membantu peningkatan pemberdayaan di daerah, dengan setiap perusahaan menerima 70 warga Depok,” tambahnya.

Meskipun pengaruh langsung terhadap perusahaan terbatas karena izin berada di pusat, Wali Kota Mohammad Idris menegaskan bahwa komunikasi intensif dengan perusahaan akan menjadi kunci keberhasilan mencapai target tersebut.

Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Barat (Jabar) per Agustus 2023 menunjukkan penurunan TPT Kota Depok dari 7,82 persen pada tahun 2022 menjadi 6,97 persen.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Depok, Sidik Mulyono, mengapresiasi sinergi dari berbagai pihak yang telah berkontribusi dalam membuka lapangan pekerjaan.

Melalui kegiatan Bursa Kerja Khusus (BKK) di sekolah kejuruan, bursa kerja di sekolah dan universitas, serta pelatihan kerja, Disnaker Kota Depok berhasil menyusun program efektif dalam mempertemukan pencari kerja dengan pemberi kerja. Selain fokus pada sektor formal, mereka juga berupaya memperluas penempatan kerja ke sektor informal dengan mendorong wirausaha.

Sidik Mulyono berharap bahwa ke depannya, penempatan kerja tidak hanya terbatas pada sektor formal, melainkan juga dapat mencakup sektor informal, membuka peluang bagi warga Kota Depok untuk berwirausaha.

“Tahun depan, harapannya TPT Kota Depok dapat menurun kembali,” ungkapnya dengan optimisme.

Facebook Comments Box

Read More

RAKERCAB PKS Cipayung Teguhkan Arah Gerak dan Program Berdampak Tahun 2026

3 February 2026 - 14:02 WIB

Selesai Reses, Habib Syarif Gasim Serahkan Tiga Unit Ambulans untuk Warga

3 February 2026 - 10:04 WIB

DPC PKS Tapos Terima Kunjungan BPPN DPD PKS Kota Depok, Sosialisasikan Program Urban Farming

3 February 2026 - 08:52 WIB

Reses di Dapil Pancoran Mas, Hafid Nasir Serap Aspirasi Warga Terkait Isu-Isu Publik Penting

2 February 2026 - 09:03 WIB

Perkuat Konsolidasi, PKS Sawangan Gelar Rakercab 2026: Fokus pada Program Kader, Kaderisasi, Pelayanan Publik, dan Pemenangan Pemilu (K2P2)

2 February 2026 - 08:46 WIB

Trending on Ragam