Menu

Dark Mode
Ide Keren dan Kreatif, Bantuan Makan Sahur di Depok 20 Alasan Warga Nyaman Tinggal di Kota Depok Santika Hotel Depok Kenalkan Menu Malaysia Kota Depok Masuk Zona Rawan Narkoba Duh! Ada 3700 Perceraian Di Depok Selama 2016, Media Sosial Menjadi Penyebab Utama

Ragam

Edukasi Pentingnya Deteksi Dini Tanda Bahaya Kehamilan Untuk Mencegah Komplikasi Persalinan di Bidan Praktik Mandiri (BPM) Mia RA Di Bogor

badge-check


					Lokasi Penyuluhaan deteksi resiko Tanda Bahaya kehamilan pada Kelas Ibu hamil di Jl. Raya Semplak No.220, RT.002/RW.010, Semplak Bar., Kec. Bogor Bar., Kota Bogor, Jawa Barat. Perbesar

Lokasi Penyuluhaan deteksi resiko Tanda Bahaya kehamilan pada Kelas Ibu hamil di Jl. Raya Semplak No.220, RT.002/RW.010, Semplak Bar., Kec. Bogor Bar., Kota Bogor, Jawa Barat.

 Sri Nawangsari1 Nina Herlina2 Erik Ekowati3* Widyo Nugroho4 Robby Kurniawan H.5
1 Ekonomi, 2 3Kebidanan, 4Komunikasi, 5Teknik Elektro, Universitas Gunadarma

DepokNews —  Tridharma Perguruan Tinggi terdiri dari pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang merupakan kegiatan yang wajib dijalankan oleh profesi dosen. Kegiatan ini merupakan kegiatan yang rutin dalam setiap tahun akademik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertujuan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat dengan sharing ilmu atau kepakaran tertentu. Pada tanggal 21 Mei 2025 Tim dosen dan mahasiswa Universitas Gunadarma melaksanakan kegiatan pengabdian kepada Masyarakat dengan Praktik Mandiri Bidan (PMB) Mia, Kelurahan Semplak Barat, Kota Bogor .

Tujuan pelakasanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Praktek Bidan Mia adalah untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan ibu hamil dalam mengenal lebih dini tanda

bahaya kehamilan segera mencari pertolongan sehingga ibu dan bayi selamat serta berdampak pada menurunnya Angka Kematian. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini  dilakukan melalui penyuluhan, diskusi, demonstrasi, simulasi dan pendidikan kesehatan .

Di Indonesia Angka kematian ibu (AKI)  masih tergolong tinggi dan sebagian besar disebabkan oleh komplikasi kehamilan dan persalinan yang sebenarnya dapat dicegah, salah satunya adalah anemia. Anemia pada ibu hamil meningkatkan risiko terjadinya perdarahan, persalinan prematur, berat badan lahir rendah, hingga kematian ibu dan bayi. Berdasarkan observasi di Praktik Mandiri Bidan (PMB) Mia, Kelurahan Semplak Barat, Kota Bogor, masih banyak ibu hamil yang mengalami anemia dan kurang memahami tanda-tanda bahaya kehamilan.

Upaya peningkatan pengetahuan ibu hamil dapat dilakukan melalui kegiatan edukasi. Edukasi tentang tanda bahaya kehamilan terbukti dapat meningkatkan kewaspadaan dan mendorong ibu untuk segera mencari pertolongan ketika mengalami gejala yang mencurigakan (Herinawati et al., 2021). Edukasi ini merupakan bagian dari promosi kesehatan, yaitu penyampaian informasi untuk mendorong perubahan perilaku ke arah yang lebih sehat. Promosi kesehatan bertujuan agar masyarakat memiliki pengetahuan, sehingga dapat mencegah komplikasi melalui tindakan yang tepat. melalui edukasi tentang tanda bahaya kehamilan untuk mencegah komplikasi selama masa kehamilan dan persalinan. Selain memberikan pemahaman, kegiatan ini juga mendukung pencapaian target Sustainable Development Goals (SDGs) khususnya pada indikator penurunan angka kematian ibu menjadi 70 per 100.000 kelahiran hidup pada tahun 2030.

Dengan pelaksanaan intervensi promotif dan preventif, diharapkan ibu hamil di wilayah tersebut dapat lebih memahami pentingnya pemeriksaan rutin, mengenali tanda bahaya sejak dini, serta mempersiapkan persalinan secara aman dan sehat.

Metode yang dilakukan dalam Kegiatan pengabdian masyarakat, dengan menggunakan beberapa tahap kegiatan dimulai dari tahap pretest dimana tim pengabdian masyarakat menggali pengetahuan peserta tentang tanda dan bahaya kehamilan dan nantinya akan dilakukan posttest serta pemberian Leaflet yang dibagikan setelah penyuluhan selesai untuk dibawa pulang oleh ibu-ibu hamil. Harapannya dengan sering terpapar materi atau pesan kesehatan yang disampaikan pada Leaflet tersebut dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman ibu hamil untuk melakukan dekteksi dini tanda dan bahaya kehamilan

Kegiatan pretest dilakukan kepada peserta sebelum mendapat materi tentang tanda-tanda bahaya kehamilan. Kegiatan pretest ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana tingkat pengetahuan ibu hamil tentang tanda-tanda bahaya kehamilan sebelum diberikan penyuluhan.

Kegiatan pretest ini terdiri dari beberapa pertanyaan tentang riwayat kehamilan peserta pengabdian masyarakat dan 10 pertanyaan tentang tanda-tanda bahaya kehamilan.

Pelaksanaan kegiatan berupa penyuluhan tentang tanda-tanda bahaya kehamilan ini dilakukan di Prakter Mandiri Bidan Mia. Pada kesempatan ini tim pengabdi memaparkan materi tentang

tanda-tanda bahaya kehamilan, kemudian dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab . Setelah pemaparan materi materi dan diskusi selesai kegiatan berikutnya berupa posttest. Posttest dilakukan kepada peserta yang mengikuti kegiatan penyuluhan dari awal sampai akhir. Kegiatan posttest ini bertujuan untuk  melihat sejauh mana efektivitas kegiatan penyuluhan yang dilakukan kepada para peserta. Kemudian hasil pretest dan posttest ini selanjutnya dibandingkan untuk dilakukan analisis.

 

Facebook Comments Box

Read More

RAKERCAB PKS Cipayung Teguhkan Arah Gerak dan Program Berdampak Tahun 2026

3 February 2026 - 14:02 WIB

Selesai Reses, Habib Syarif Gasim Serahkan Tiga Unit Ambulans untuk Warga

3 February 2026 - 10:04 WIB

DPC PKS Tapos Terima Kunjungan BPPN DPD PKS Kota Depok, Sosialisasikan Program Urban Farming

3 February 2026 - 08:52 WIB

Reses di Dapil Pancoran Mas, Hafid Nasir Serap Aspirasi Warga Terkait Isu-Isu Publik Penting

2 February 2026 - 09:03 WIB

Perkuat Konsolidasi, PKS Sawangan Gelar Rakercab 2026: Fokus pada Program Kader, Kaderisasi, Pelayanan Publik, dan Pemenangan Pemilu (K2P2)

2 February 2026 - 08:46 WIB

Trending on Ragam