DepokNews— Pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk kemaslahatan umat semakin nyata. Hal ini terlihat dalam kegiatan Special Class: AI for Masjid yang sukses digelar pada Sabtu, 18 April 2026, di Masjid Baiturrahman, Jatijajar, Kecamatan Tapos, Kota Depok. Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara Yayasan Hayya Nusa Raya dan Masjid Baiturrahman Jatijajar.
Kegiatan ini diikuti oleh pengurus masjid, remaja masjid, serta jamaah dari berbagai wilayah seperti Sukatani, Cilangkap, dan Jatijajar. Bahkan, peserta juga datang dari Jakarta, menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap pemanfaatan AI dalam aktivitas keislaman.
Sejak pagi, puluhan peserta telah memadati lokasi acara untuk mengikuti pelatihan yang menghadirkan Muhamad Rovianto sebagai narasumber utama. Antusiasme terlihat dari keaktifan peserta dalam setiap sesi, mulai dari pemaparan materi hingga praktik langsung.
Ketua DKM Masjid Baiturrahman, Ustadz Slamet Abdul Azis, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini.
“Terima kasih kepada Yayasan Hayya Nusa Raya yang telah memberikan kesempatan kepada masjid kami untuk menyelenggarakan pelatihan pemanfaatan AI. Semoga menjadi amal jariyah dan bermanfaat bagi kehidupan dunia dan akhirat,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan Yayasan Hayya Nusa Raya yang juga Ketua Panitia, MTGW, menyampaikan bahwa penggunaan AI dapat dimanfaatkan oleh pengurus masjid untuk mendukung kegiatan dakwah agar lebih efektif dan menarik.
Dalam pelatihan ini, peserta dibekali berbagai keterampilan berbasis AI yang aplikatif untuk mendukung aktivitas masjid. Pada sesi Visual & Branding, peserta belajar membuat poster kajian dan infografis dakwah yang menarik dan komunikatif.
Selain materi utama, panitia juga menyiapkan doorprize dan hadiah yang semakin menambah semangat peserta hingga akhir kegiatan.
Salah satu peserta, Yedi, jamaah Masjid Baitul Mutaqin Jatijajar, mengaku sangat senang mengikuti pelatihan ini.
“Materinya sangat menarik. Semoga ke depan bisa lebih mendalam lagi ilmunya,” ungkapnya.
Kegiatan yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 15.00 WIB ini memberikan pengalaman baru bagi peserta dalam memanfaatkan teknologi AI secara produktif dan bernilai ibadah. Selain meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan masjid, pelatihan ini juga diharapkan mampu mendorong terwujudnya masjid yang lebih modern, informatif, dan responsif terhadap kebutuhan jamaah. (shl)






