Depoknews–Pada tanggal 19 Juni 2026 baru-baru ini, Universitas Gunadarma telah melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertempat di Yayasan Bina Insan Mandiri, Pancoranmas Kota Depok. Kegiatan ini berbentuk penyuluhan yang diikuti oleh siswa kelas sebelas tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA), yang merupakan peserta didik dari yayasan tersebut.
Pengabdian kepada masyarakat atau Abdimas merupakan pelaksanaan pengamalan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni budaya langsung pada masyarakat secara kelembagaan melalui metodologi ilmiah sebagai penyebaran Tri Dharma Perguruan Tinggi serta tanggung jawab yang luhur dalam usaha mengembangkan kemampuan masyarakat, sehingga dapat mempercepat laju pertumbuhan tercapainya tujuan pembangunan nasional.
Materi yang disampaikan adalah optimalisasi peran media sosial yang bertajuk “MEDSOS JADI CUAN” dalam aktifitas penjualan online. Latar belakang dari pemilihan tema dalam penyuluhan pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat tersebut yang pertama adalah bahwa adanya transformasi digital dan perubahan perilaku konsumen yang kini lebih banyak menghabiskan waktu di internet dan media sosial, mencari informasi, membandingkan produk, hingga bertransaksi secara digital, membuat pemasaran tradisional kurang efektif. Di era digital saat ini, strategi komunikasi pemasaran semakin berkembang. Media sosial mempercepat promosi bisnis. TikTok merupakan aplikasi media baru yang menjadi salah satu opsi terbaik untuk media promosi. Komunikasi pemasaran di era digital kini semakin berkembang dengan adanya media sosial. Sebagai saluran komunikasi dan informasi, media sosial tidak hanya dapat digunakan untuk memposting kehidupan pribadi, melainkan juga sebagai sarana bagi setiap pebisnis supaya memasarkan barang juga jasanya. Yang melatar belakangi kedua adalah untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas, bahwa pemasaran digital memungkinkan penargetan audiens yang lebih tepat (spesifik dan relevan), biaya yang lebih terukur, serta kemampuan untuk menganalisis data hasil kampanye secara real-time untuk perbaikan berkelanjutan.
Dalam paparan materinya, Ibu Cholidah Astri Pertiwi yang merupakan salah satu narasumber dari Tim Abdimas Universitas Gunadarma bidang Komunikasi mengatakan bahwa ada empat unsur pokok skill dasar yang harus dimiliki dalam komunikasi pemasaran digital di antaranya adalah menguasai editing, public speaking, storytelling dan caption serta memahami tren dan audiens. Sedangkan selain skill dasar yang harus dimiliki, Ibu Fitri Dwi Lestari menambahkan juga perlu adanya mindset yang harus dipahaminya.
Antusias dari para peserta dalam penyuluhan ini begitu besar, ditandai dengan adanya keingintahuan dan rasa penasaran dari para peserta dengan melontarkan banyak pertanyaan yang bervariasi seputar komunikasi pemasaran melalui media sosial.

Pada akhir pemberian paparan materi penyuluhan, ditambahkan juga oleh Ibu Lenie Okviana sebagai Koordinator Tim Komunikasi, bahwa tujuan yang akan dicapai dalam penyuluhan ini adalah untuk mengedukasi peran tambahan dari media sosial pada komunikasi pemasaran di era digital bagi siswa Yayasan Bina Insan Mandiri adalah untuk membekali keterampilan tambahan kepada individu para siswa dengan pengetahuan dan keterampilan agar bisa mempromosikan produk atau layanan secara efektif di ranah digital, dengan hasil akhir meningkatkan kesadaran merek, menjangkau audiens lebih luas, membangun hubungan dengan konsumen, mengarahkan ke keputusan pembelian, serta meningkatkan penjualan dan keuntungan, melalui pemanfaatan media digital seperti media sosial.






