DepokNews- Antisipasi prakiraan musim hujan 2021-2022 disertai badai La Nina, sejumlah relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Depok Dilespas untuk mengikuti Apel Kesiapsiagaan Banjir dan Longsor di Markas PMI Pusat.

Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Depok Dudi Mi’raz mengatakan, ada 13 relawan yang terjun langsung ke dalam Apel Kesiapsiagaan Banjir dan Longor di Markas PMI Pusat.

Pihaknya juga menurunkan armada berupa perahu sebanyak tiga unit dan mobil operasi empat unit.

“Selain melepas relawan mengikuti Apel Kesiapsiagaan Banjir dan Longor di Markas Pusat PMI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta. Kami juga mengirimkan armada perahu dan kendaraan operasi,” jelas Dudi.

Dalam apel tersebut, untuk membahas berbagai antisipasi prakiraan musim hujan 2021-2022. Khususnya yang akan terjadi pada Oktober-November 2021, serta prediksi pertumbuhan badai La Nina pada tingkat lemah-netral yang terjadi pada Maret hingga Mei 2022.

“Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), prakiraan pertumbuhan La Nina ini dapat mempengaruhi tingkat curah hujan. Untuk puncak musim penghujan terjadi pada Januari-Februari 2022,” bebernya.

Dudi melanjutkan, pihaknya siap siaga untuk mengantisipasi bencana. Seluruh relawan akan dikerahkan guna memantau serta melakukan penanganan jika terjadi banjir, banjir bandang, angin ribut, longsor dan lain-lain.

“Kami siap jika dibutuhan oleh masyarakat. Armada kami juga mumpuni untuk melakukan penanganan bencana. Kami juga minta masyarakat waspada terhadap cuaca buruk beberapa bulan ke depan,” pungkasnya.