DepokNews- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Depok memastikan bahwa kekosongan dalam jajaran komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok tidak akan berdampak negatif pada tahapan Pemilu 2024 yang sedang berlangsung.
Tahap terdekat dalam proses pemilu adalah penetapan Daftar Calon Tetap (DCT) untuk Pemilu Legislatif (Pileg), dan Bawaslu berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan ketat terhadap penentuan DCT. Komisioner Bawaslu Kota Depok, Andriansyah, menyatakan bahwa Bawaslu sebagai lembaga pengawas independen akan menjalankan proses pengawasan penetapan DCT tanpa hambatan berarti.
Andriansyah menegaskan bahwa kekosongan dalam jajaran komisioner KPU tidak akan memengaruhi independensi Bawaslu dalam menjalankan tugas pengawasan. Dia menyatakan, “Bawaslu tetap menjalankan fungsinya dengan profesional dan independen, terlepas dari kondisi internal KPU. Kami berkomitmen untuk memastikan integritas dan transparansi dalam setiap tahapan pemilu.”
Andriansyah juga menekankan bahwa meskipun KPU menghadapi kekosongan, Bawaslu siap bertanggung jawab untuk memastikan bahwa proses pengawasan berjalan dengan lancar dan adil.
Dalam konteks keberlanjutan proses demokrasi dalam penetapan DCT, Bawaslu berharap dapat memberikan kepercayaan kepada masyarakat terkait dengan integritas pemilihan yang akan datang.
Andriansyah juga mengungkapkan harapannya bahwa KPU segera mengisi kekosongan komisioner untuk memastikan kinerja lembaga penyelenggara pemilu tetap optimal dan memenuhi harapan masyarakat akan pemilu yang transparan dan adil. Sebagai informasi tambahan, proses seleksi komisioner KPU di Kota Depok telah diulang seluruhnya.






