DepokNews – Kejahatan dengan kekerasan semakin marak terjadi dan acap kali menimbulkan korban jiwa. Aksi kejahatan atau yang sering disebut begal kali ini menimpa juragan Rumah Makan Pecel Lele di Jalan H. Sulaeman RT 03/05 Kampung Perigi, Bedahan, Sawangan, Depok.

Korban Mutakim (24) menceritakan, peristiwa begal yang dialami terjadi sekitar pukul 01.30 WIB. Pelaku ada enam orang satu diantaranya wanita membawa senjata tajam jenis celurit. Pada saat itu kata dia pelaku datang sambil mengacungkan celurit mencoba untuk merampas HP.

“Pada saat kejadian saya sedang memainkan HP depan rumah makan yang baru tutup. Tidak lama datang motor boncengan tiga orang yang dua orang turun satu bertugas memantau dan satu lagi sambil mengacungkan celurit dan tangan kiri mau mengambil HP. Namun saya melawan, pelaku tidak berhasil ambil HP dan langsung kabur,” ujarnya, Selasa (8/2).

Mutakim pun mencoba mengejar pelaku, dan terlihat satu motor lain berboncengan tiga orang duduk paling belakang seorang wanita. “Total pelaku ada enam orang dengan masing-masing berboncengan dua motor yang satu motor Honda Scoopy dan satu motor lagi jenis matik langsung kabur ke arah Poncol Perigi,” ungkapnya.

Selain itu meski tidak ada barang berharga yang diambil pelaku, lanjut Mutakim, sekitar lingkungannya memang rawan. “Akhir-akhirnya ini di lingkungan sedang rawan kejadian kasus begal, iini sudah yang ketiga kalinya. Sebelummya pelaku berpakaian rapi mengambil bohlam lampu depan rumah makan dan pencurian pakaian yang sedang dijemur,” tuturnya.

Mutakim belum melaporkan kejadian pihak berwajib. “Kejadian baru malam tadi jadi belum sempat melapor ke Polsek Bojongsari. Jika situasi sudah tenang baru kita laporan,” pungkasnya.

Sementara itu untuk para pelaku diketahui ciri-ciri, yang membawa celurit berbadan gemuk tinggi, pake masker putih, sementara yang lain tidak menggunakan masker.

“Melihat dari perawakan badan dan wajah diperkirakan seluruh pelaku berjumlah enam orang tersebut rata-rata usia 16 – 20 tahunan masih remaja banget,” tutupnya.

Terpisah Rahmat salah satu warga Bedahan menambahkan, akhir-akhir ini kampung Perigi sedang marak kasus pencurian lampu. “Setiap hari ada saja laporan lampu depan rumah warga dan toko hilang. Tidak hanya itu ada juga yang sedang menjemur pakaian juga dicuri,” ujarnya.

Anggota Forkabi Bedahan ini menyebut, dari beberapa rekaman kamera CCTV yang didapatkan pelaku pencuri lampu diketahui berpakaian rapi seperti pekerja. “Sekarang ini warga sudah resah dan jika bisa ada peningkatkan patroli di wilayah untuk dapat melakukan upaya pencegahan,” tutupnya.