Menu

Dark Mode
Ide Keren dan Kreatif, Bantuan Makan Sahur di Depok 20 Alasan Warga Nyaman Tinggal di Kota Depok Santika Hotel Depok Kenalkan Menu Malaysia Kota Depok Masuk Zona Rawan Narkoba Duh! Ada 3700 Perceraian Di Depok Selama 2016, Media Sosial Menjadi Penyebab Utama

Ragam

Deddy Corbuzier: Generasi Muda Perlu Kreatif dan Cinta Tanah Air untuk Bela Negara

badge-check


					Deddy Corbuzier: Generasi Muda Perlu Kreatif dan Cinta Tanah Air untuk Bela Negara Perbesar

DepokNews- Deddy Corbuzier, seorang tokoh terkenal di dunia hiburan Indonesia, menjadi pembicara utama pada seminar bertajuk “Membangun Generasi Kreatif yang Patriotik,” yang diadakan oleh Program Studi Sarjana Terapan Bisnis Kreatif, Departemen Administrasi dan Bisnis Terapan, Vokasi Universitas Indonesia (UI). Seminar ini berlangsung beberapa waktu lalu di Auditorium Vokasi, Kampus UI Depok.

Dalam pemaparannya, Deddy Corbuzier menekankan pentingnya aksi bela negara yang tidak hanya sebatas kegiatan militer, tetapi juga dapat dikembangkan melalui potensi kreatif masyarakat, khususnya oleh generasi muda. Kreativitas dianggap sebagai elemen kunci dalam menggemakan semangat patriotisme karena dapat menjadi alat yang ampuh untuk membangun rasa cinta terhadap tanah air.

Salah satu contoh yang disoroti oleh Deddy adalah pemanfaatan media sosial sebagai sarana implementasi bentuk-bentuk bela negara. Dia mengatakan, “Indonesia butuh generasi muda yang kreatif dan cinta tanah air untuk ikut serta memajukan industri kreatif lewat karya-karya.” Menurutnya, dengan memanfaatkan platform digital, setiap individu memiliki kesempatan untuk berperan aktif dalam bela negara.

Deddy Corbuzier juga mencatat bahwa seseorang dapat mengedukasi dan meningkatkan mutu masyarakat melalui konten-konten kreatif di media sosial. Pesan yang serius pun dapat disampaikan dengan cara yang menyenangkan dan memikat.

Namun, Deddy juga memperingatkan bahwa tidak semua bentuk bela negara memiliki dampak yang positif. Pembicaraan mengenai SARA (suku, agama, ras, dan antargolongan) sering kali menjadi sumber perpecahan bangsa. Dia berpendapat bahwa SARA seharusnya dapat menjadi perekat yang menyatukan masyarakat, bukan pemisah.

Selain itu, Deddy menyoroti masalah konten berita palsu (hoaks) dan konten yang dapat memecah belah masyarakat di media sosial. Dia mengingatkan generasi muda untuk menggunakan media sosial dengan bijak dan tidak menyebarkan informasi yang tidak benar.

Dalam penutupnya, Deddy Corbuzier mengajak generasi muda untuk berbicara, berkreativitas, dan berperan aktif dalam membangun negara. “Sebab, negara kita akan hancur bukan karena banyak orang bodoh dan jahat bersuara, tetapi karena orang yang baik, pintar, dan kreatif tidak berani bicara,” katanya.

Seminar bela negara ini dihadiri oleh 340 peserta, terdiri atas mahasiswa Vokasi UI dan masyarakat umum, dan turut dihadiri oleh istri Deddy, Sabrina Chairunissa, serta kedua anaknya, Nada Tarina Putri dan Azkanio Nikola Corbuzier. Acara ini berlangsung selama dua jam dan penuh semangat, menjadi forum penting untuk menginspirasi generasi muda dalam membangun cinta dan patriotisme terhadap tanah air Indonesia.

Facebook Comments Box

Read More

RAKERCAB PKS Cipayung Teguhkan Arah Gerak dan Program Berdampak Tahun 2026

3 February 2026 - 14:02 WIB

Selesai Reses, Habib Syarif Gasim Serahkan Tiga Unit Ambulans untuk Warga

3 February 2026 - 10:04 WIB

DPC PKS Tapos Terima Kunjungan BPPN DPD PKS Kota Depok, Sosialisasikan Program Urban Farming

3 February 2026 - 08:52 WIB

Reses di Dapil Pancoran Mas, Hafid Nasir Serap Aspirasi Warga Terkait Isu-Isu Publik Penting

2 February 2026 - 09:03 WIB

Perkuat Konsolidasi, PKS Sawangan Gelar Rakercab 2026: Fokus pada Program Kader, Kaderisasi, Pelayanan Publik, dan Pemenangan Pemilu (K2P2)

2 February 2026 - 08:46 WIB

Trending on Ragam