Menu

Dark Mode
Ide Keren dan Kreatif, Bantuan Makan Sahur di Depok 20 Alasan Warga Nyaman Tinggal di Kota Depok Santika Hotel Depok Kenalkan Menu Malaysia Kota Depok Masuk Zona Rawan Narkoba Duh! Ada 3700 Perceraian Di Depok Selama 2016, Media Sosial Menjadi Penyebab Utama

Metro Depok

Demi Memenuhi Kebutuhan Keluarga Saat Pendemi Covid-19, Pedagang Kecil Ini Tetap Berjualan

badge-check


					Demi Memenuhi Kebutuhan Keluarga Saat Pendemi Covid-19, Pedagang Kecil Ini Tetap Berjualan Perbesar

DepokNews–Wabah Covid-19 telah menyerang dunia, termasuk indonesia telah mengubah kebiasaan masyarakat dalam beraktivitas. Penerapan Sosial Distancing dan Work From Home mulai diterapkan demi menekan atau memutus penularan virus corona. Sejak wabah Covid-19 merebak di Indonesia, banyak sektor ekonomi yang ikut terdampak. Apalagi sejak pemerintah menyerukan untuk bekerja, belajar dan beribadah di rumah, kegiatan masyarakat di luar rumah pun menjadi terbatas. Hal ini sangat berimbas pada para pembisnis dan pedagang kecil lainnya. Dan tak sedikit pula usaha yang harus tutup sementara karena wabah covid-19 ini.

Dampak dari pandemi COVID-19 membuat banyak masyarakat memilih untuk berdiam diri di rumah saja. Meski demikian, masih ada orang-orang yang terpaksa harus tetap keluar rumah demi menyambung hidup.

Salah satunya adalah Ibu Maryam. Di tengah ketakutan akan tertular COVID-19, Ibu Maryam tetap harus berjualan sayuran di Simpangan jalan tidak jauh dari rumahnya  Bekasi, Jawa Barat.

Alhasil, setiap pagi Ibu Maryam masih harus pergi ke pasar untuk belanja sayur keperluan dagangannya di tengah sosialisasi social distancing pemerintah.

“Kalau sehari aja gak jualan, gak akan ada pemasukan untuk kebutuhan keluarga perharinya”. Kata Bu Maryam,Jumat (24/4/2020)

Ketika social distancing, semestinya orang harus menjaga jarak sekira 1-2 meter dalam beraktifitas. Namun Ibu Maryam kesulitan melakukan hal itu, karena saat belanja bahan dagangan situasi di pasar ramai dan saat berjualan di simpangan jalan sudah pasti masih ada kendaraan yang berlalu lalang, sehingga kita pun tau bahwa pasti akan ada bahaya disekelilingnya.

Ibu Maryam mengaku sebenarnya agak takut saat bejualan sayur di simpangan jalan ini. Tapi faktor ekonomi, mengharuskan Bu Maryam untuk tetap berjualan agar bisa menyambung hidup.

“Takut juga, tapi ini hidup yang harus dijalani,” kata Bu Maryam

Selain masalah ekonomi, beberapa pelanggan pun memaksa Ibu Maryam untuk tetap berjualan. Pelanggan Ibu Maryam banyak, karena sayur yang dijualnya masih segar-segar dan dijamin higienis.

Sebagai antisipasi, Ibu Maryam menggunakan masker saat berjualan. Langkanya masker bedah membuat Ibu Maryam memilih untuk menggunakan masker kain.

Tentu saja banyak pedagang-pedagang kecil atau pekerja harian lain di luar sana yang juga memilih tetap berada di luar rumah karena desakan ekonomi. Apalah daya, tuntutan perut lebih kuat dibanding ancaman COVID-19.

Semoga kita semua senantiasa diberikan kesehatan, rejeki dan dijauhkan dari wabah yang mematikan ini.

#berkah bareng #bantupedagangkecil #insyaaAllahberkah #dirumahaja

Riri Wulandari

Mahasiswa STEI SEBI, jurusan Manajemen Bisnis Syariah

Facebook Comments Box

Read More

Sambut Ramadan, Pelatihan Imam Muda dan Tahsin Al-Qur’an Digelar di Limo Depok

2 February 2026 - 15:43 WIB

80 ASN Depok Ikuti Layanan Digitasi dan Enkapsulasi untuk Lindungi Arsip Penting

27 November 2025 - 12:19 WIB

KABAR GEMBIRA UNTUK PELAJAR & SANTRI DI KOTA DEPOK! Kacamata Minus Besar FULL GRATIS di OPTIK SEJAHTERA

8 September 2025 - 07:34 WIB

DPC PKS Sukmajaya Gelar Donor Darah Bersama PMI Kota Depok

31 August 2025 - 16:52 WIB

Semarakkan HUT RI Optik Sejahtera Berbagi Kacamata GRATIS untuk Guru Depok

27 August 2025 - 05:50 WIB

Trending on Headline