Menu

Dark Mode
Ide Keren dan Kreatif, Bantuan Makan Sahur di Depok 20 Alasan Warga Nyaman Tinggal di Kota Depok Santika Hotel Depok Kenalkan Menu Malaysia Kota Depok Masuk Zona Rawan Narkoba Duh! Ada 3700 Perceraian Di Depok Selama 2016, Media Sosial Menjadi Penyebab Utama

Metro Depok

Disnaker Catat 397 Karyawan Depok Alami PHK

badge-check


					Disnaker Catat 397 Karyawan Depok Alami PHK Perbesar

DepokNews – Dinas Ketenagakerjaan Kota Depok mencatat sebanyak 397 orang karyawan di Kota Depok, Jawa Barat telah mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK).

Dari jumlah tersebut, terdapat karyawan Ramayana sebanyak 196 orang.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Manto menuturkan, PHK kebanyakan terjadi pada bidang manufaktur dan garmen. Kebanyakan dari perusahaan tersebut dikatakan Manto telah memberikan pesangon kepada karyawannya.

Dinas Tenaga Kerja memberikan solusi yakni dengan memfasilitasi para karyawan korban PHK untuk didaftarkan Program Kartu Prakerja (PKP).

“Kami berharap ini diakomudir oleh Pemerintah Pusat, dalam hal ini Menko Bidang Perekonomian,” ujar Manto.

Lebih lanjut dikatakan Manto, usulan sudah disampaikan kepada Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat.

Menanggapi ini, Manto menuturkan, Disnaker Kota Depok turut memfasilitasi tenaga kerja yang terdampak pandemi virus corona atau Covid-19 dengan mengirimkan data mereka ke Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker) Republik Indonesia untuk diikutisertakan dalam Program Kartu Prakerja. Nantinya, peserta akan mendapat pelatihan secara online dan berkesempatan memperoleh insentif.

“Untuk merekrut calon peserta Program Kartu Prakerja ini bisa dilakukan secara mandiri. Artinya, calon pendaftar bisa mengakses langsung ke Kemnaker melalui alamat email prakerja.kemnaker.go.id. Selain itu, juga dapat dilakukan secara kolektif dengan cara didata oleh masing-masing Disnaker Kabupaten/Kota dan akan diteruskan ke Disnakertrans Provinsi,” tutur Manto.

Sementara itu, Ketua Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Wido Pratikno kepada wartawan mengatakan, data Disnaker Kota Depok tidak sesuai fakta.

Dikatakan Wido, terdapat 23 perusahaan di Kota Depok telah merumahkan karyawannya di masa pandemi virus Covid 19, dan belum mendapat bantuan dari pemerintah.

“Disnaker bilang yang kena PHK 300-an orang, padahal riilnya bisa seribuan. Banyak yang tidak terdaftar,” kata Wido.

Diungkap Wido, ada sekira 23 perusahaan yang telah melakukan aksi PHK secara besar-besaran di Kota Depok.

“Ada yang industri manufaktur, jasa, garmen apalagi. Garmen sebetulnya lebih dari ribuan, tapi nggak bisa terdeteksi,” pungkasnya.(mia)

Facebook Comments Box

Read More

Sambut Ramadan, Pelatihan Imam Muda dan Tahsin Al-Qur’an Digelar di Limo Depok

2 February 2026 - 15:43 WIB

80 ASN Depok Ikuti Layanan Digitasi dan Enkapsulasi untuk Lindungi Arsip Penting

27 November 2025 - 12:19 WIB

KABAR GEMBIRA UNTUK PELAJAR & SANTRI DI KOTA DEPOK! Kacamata Minus Besar FULL GRATIS di OPTIK SEJAHTERA

8 September 2025 - 07:34 WIB

DPC PKS Sukmajaya Gelar Donor Darah Bersama PMI Kota Depok

31 August 2025 - 16:52 WIB

Semarakkan HUT RI Optik Sejahtera Berbagi Kacamata GRATIS untuk Guru Depok

27 August 2025 - 05:50 WIB

Trending on Headline