DepokNews – Jaringan Sekolah Islam Terpadu Indonesia yang lebih dikenal dengan sebutan JSIT Indonesia kemarin resmi mengukuhkan kepengurusan barunya di Lor In Solo Hotel, Jawa Tengah. Jajaran pengurus baru ini adalah hasil dari Musyawarah Nasional (Munas) V yang telah usai dilakukan pada 23-24 Desember 2021.

Secara musyawarah dan mufakat memilih Fahmi Zulkarnain, M.Pd. sebagai Ketua Umum JSIT Indonesia periode 2021-20215. Fahmi terpilih lewat pemilihan langsung yang diikuti 144 peserta terdiri, 7 Dewan Pembina, 35 Pengurus Pusat, dan 102 peserta utusan wilayah.

Dalam sambutannya, Fahmi Zulkarnain yang saat ini menjabat sebagai Kepala Bidang Rumah Tangga, Humas dan Keuangan YPPU Nurul Fikri menyampaikan harapannya untuk mewujudkan tagline JSIT Indonesia, “Empowering Islamic Schools” dengan super team yang kompak dan bersatu.

“Tidak ada sekat, pagar atau tembok yang membatasi kita untuk saling berta’awun ‘alal-birri wat-taqwa, tidak ada ambisi pribadi yang bekerja untuk pribadi demi keuntungan pribadi, yang ada hanyalah kepentingan organisasi, kepentingan bangsa dan kepentingan negara Republik Indonesia tercinta,” jelas Fahmi.

Mengutip dari tulisan Robert Hooke, Fahmi meminta dukungan secara nasional agar kepengurusan baru mampu menunaikan tugas yang diamanatkan. “Bantu kami agar bisa melihat lebih jauh lebih luas dan lebih luwes. If I have seen further it is by standing on the shoulders of Giants, jika saya mampu melihat lebih jauh itu karena aku berdiri di pundak para raksasa, dan antum semua adalah raksasa,” ujar Fahmi.

Acara Munas V JSIT Indonesia dihadiri oleh Imam Maskur sebagai Kepala Biro Kesra Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah mewakili Wakil Gubernur Jawa Tengah. Turut hadir Suyanta selaku Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah untuk mewakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah.

Hadir pula Muhammad Arif Hanafi, Kepala pada Seksi Pendidikan Agama Islam pada Pendidikan Anak Usia Dini dan Taman Kanak-Kanak Bidang Pendidikan Agama Islam Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah untuk menggantikan kehadiran Kepala Kemenag Jawa Tengah.

Lalu hadir juga Tartib Supriyadi selaku Koordinator Jabatan Fungsional Tertentu Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Jawa Tengah mewakili Kepala LPMP Jawa Tengah. Ada pula Abdul Haris Alamsyah selaku Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kota Surakarta mewakili Kepala Dinas Pendidikan Surakarta dan terakhir Wakil Ketua DPRD Karanganyar, Rohadi Widodo.

Selain sukses memilih pengurus baru, Munas V JSIT Indonesia 2021 juga menghasilkan beberapa poin rekomendasi penting. Berikut poin-poin rekomendasi itu:

  1. Meningkatkan peran JSIT sebagai penggerak dan pemberdaya sekolah Islam untuk kejayaan Indonesia.
  2. Mendorong pemerintah untuk dapat mengambil langkah strategis dalam rangka percepatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).
  3. JSIT Indonesia terus berkomitmen menjadi garda terdepan dalam pembentukan profil pelajar Pancasila sesuai amanat pembukaan UUD 1945.
  4. Siap bermitra bersama seluruh elemen bangsa dan organisasi pendidikan termasuk kementerian terkait dalam penguatan nilai-nilai budaya dan kesatuan bangsa.