Menu

Dark Mode
Ide Keren dan Kreatif, Bantuan Makan Sahur di Depok 20 Alasan Warga Nyaman Tinggal di Kota Depok Santika Hotel Depok Kenalkan Menu Malaysia Kota Depok Masuk Zona Rawan Narkoba Duh! Ada 3700 Perceraian Di Depok Selama 2016, Media Sosial Menjadi Penyebab Utama

Ragam

Hadapi Pilkada Depok, Muhammadiyah Nyatakan Netral Aktif

badge-check


					Hadapi Pilkada Depok, Muhammadiyah Nyatakan Netral Aktif Perbesar

DepokNews–Masyarakat Kota Depok yang punya hak pilih bakal memberikan suaranya untuk memilih Walikota dan Wakil Walikota pada 9 Desember 2020. Pada Pilkada 2020 pasangan calon dan tim suksesnya secara aktif merebut simpati masyarakat agar memilihnya.

Sehubugan dengan Penyelenggaraan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Depok tersebut Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Depok secara tegas dan jelas mengambil sikap netral aktif dengan tidak memihak pepada salah satu pasangan calon. Hal ini disampaikan Ketua PDM Kota Depok, H. Idrus Yahya dalam konferensi pers di Kantor Pimpinan Muhammadiayh Depok, Selasa (18/2020).

“Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Depok secara organisatoris menjaga jarak yang sama dengan semua pasangan Calon Walikota dan bersikap netral aktif dalam proses pemilihaan Walikota dan Wakil Walikota Depok,” tegas H. Idrus Yahya

H. Idrus Yayhya menjelaskan, yang dimaksud dengan netral aktif adalah warga Muhammadiyah diharapkan secara aktif menggunakan hak pilihnya, bahkan di ijinkan untuk menjadi tim suskes dari pasangan calon dengan catatan tidak boleh membawa nama Muhammadiyah atau jika sebagai pengurus harus mundur terlebih dahulu sebagai pengurus Muhammadiyah.

“Sikap netral ini kami ambil sesuai dengan intruksi Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan demi menjaga rasa ukhuwah atau persaudaraan dengan semua pasangan calon, pendukung dan semua masyarakat Kota Depok,” tambah H. Idrus Yahya.

H. Idrus Yahya berharap, Para Calon Walikota dan Wakil Walikota dan Tim Kampanye hendaknya mematuhi semua peraturan Perundang-undangan yang berlaku, bersaing secara sehat, sportif, berjiwa ksatria, menjauhi praktik politik uang, keculasan, kecurangan. kekerasan, kampanye hitam, tidak membuat pernyataan yang pengandung kebencian dan bernuansa sara, tidak melakukan politisasi agama yang mereduksi nilai-nilai luhur agama dan berpotensi memecah belah masyarakat, ummat dan bangsa.

Kepada yang menjadi tim pemenangan di semua pasangan calon agar mengedepankan akhlaq, dan menjauhkan fitnah, ghibah dan namimah dalam memperjuangkan pilihannya.

“Kami sangat berharap masyarakat, para calon, dan pendukung, setelah Pilkada selesai, hendaknya menerima hasil-hasil Pilkada secara ksatria: yang menang tidak jumawa dan. tidak merayakan kemenangan secara berlebihan dan yang kalah legawa menerima kekalahan. Siapapun nantinya yang diberikan amanah rakyat untuk memimpin Kota Depok mari kita dukung demi kemajuan Kota Depok,” pungkas H. Idrus Yahya.

Facebook Comments Box

Read More

Cegah Penyebaran Virus Nipah, MITI: Pemerintah Perlu Segera Siapkan Program Antisipasi

7 February 2026 - 21:12 WIB

RAKERCAB PKS Cipayung Teguhkan Arah Gerak dan Program Berdampak Tahun 2026

3 February 2026 - 14:02 WIB

Selesai Reses, Habib Syarif Gasim Serahkan Tiga Unit Ambulans untuk Warga

3 February 2026 - 10:04 WIB

DPC PKS Tapos Terima Kunjungan BPPN DPD PKS Kota Depok, Sosialisasikan Program Urban Farming

3 February 2026 - 08:52 WIB

Reses di Dapil Pancoran Mas, Hafid Nasir Serap Aspirasi Warga Terkait Isu-Isu Publik Penting

2 February 2026 - 09:03 WIB

Trending on Ragam