DepokNews–Melanjutkan rangkaian Rapat Kerja Daerah (Rakerda), DPD PKS Kota Depok mengadakan diskusi politik bersama milenial yang diinisiasi PKS Muda Depok di salah satu resto Jalan Boulevard GDC, Kelurahan Tirtajaya, Kecamatan Sukmajaya, Rabu (23/03).

Mengusung tema ‘Kemana Arah Suara Politik Anak Muda di 2024?’ diskusi tersebut menghadirkan narasumber Juru Bicara DPP PKS, Muhamamd Kholid, Ketum DPD PKS Kota Depok, Imam Budi Hartono dan Founder Lembaga Survei KedaiKOPI Analis Komunikasi Politik Universitas Paramadina, Hendri Satrio.

“Ini merupakan rangkaian dari agenda Rakerda DPD PKS Kota Depok yang akan dilaksanakan pada Sabtu 26 Maret nanti,” tutur Ketum DPD PKS Kota Depok, Imam Budi Hartono.

Pada kesempatan tersebut Imam Budi Hartono sebagai Ketua DPD PKS Kota Depok mengajak anak – anak muda untuk gabung bersama PKS menyongsong masa depan dan turut membangun wilayah agar masyarakat Kota Depok semakin sejahtera.

“Saya menantang anak – anak muda untuk menjadi anggota PKS dan membuat ide – ide kreatif serta dinamis bagaimana mengembangkan diri, meningkatkan kapasitas dan bisa ikut berkontribusi dalam pembangunan. Anak – anak muda harus menjadi subyek atau pelaku dalam pembangunan sekala luas. Anak -anak muda punya banyak potensi atau kelebihan dibanding generasi tua. Kesehatan masih prima, pikiran masih segar,” kata Imam Budi Hartono.

Pada kesempatan tersebut Imam Budi Hartono juga menantang anak muda siapa yang berani menjadi calon Wali Kota atau Wakil Wali Kota Depok pada Pilkada – Pilkada selanjutnya.

“Pemuda jangan antipati dan harus aware terhadap politik. Sebab, politik dapat menentukan arah pembangunan, seperti halnya milenial, harus ambil bagian dan terlibat aktif dalam politik, agar kebijakan dan program yang dibuat dapat mengakomodir kepentingan mereka,” tegas Imam Budi Hartono.

Diskusi politik tersebut berlangsung hangat, interaktif. Acara ini juga disiarkan langsung melalui platform zoom meeting ini turut dihadiri Fraksi PKS DPRD Kota Depok, di antaranya Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Depok, Moh. Hafid Natsir, Sri Utami, Ade Firmansyah, Ade Supriatna, Hengky ST dan Khairullah.

Previous articleHUT 14 DKR: Akhiri Pandemi Covid 19 Dengan Ilmu Pengetahuan dan Logika
Next articlePeran PKK Kecamatan Tapos di Masyarakat, Dari Adakan Pelatihan Dongeng Hingga Ketrampilan Pengurusan Jenazah