DepokNews- Siswi sebuah sekolah dasar di Depok, menjadi korban pencabulan kakek tiga cucu. Pelaku mengimingi permen pada korban hingga mau dirayu untuk dijamah tubuh dan alat vitalnya.
Pelaku bernama Rachmat yang merupakan sopir yang bertugas antar jemput anak sekolah. Tindakan bejat itu sudah dilakukana enam kali dalam mobil.
“Korbannya sampai saat ini dua orang anak usia lima dan tujuh tahun,” kata Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Putu Kholis Aryana, Selasa (6/3/2018).
Kasus ini terungkap dari kecurigaan orang tua korban. Korban adalah SA (5) dan AA (7). Dari gerak gerik korban dilihat berbeda sehingga orang tua menanyakan pada anaknya. Dari situlah anak cerita apa yang telah dialaminya.
“Korban menceritakan kejadian itu pada orangtuanya kemudian orangtua melapor ke polisi,” tukasnya.
Pihaknya masih mendalami keterangan korban. Karena secara psikologis korban masih belum mau cerita banyakpada penyidik.
“Korban masih anak-anak sehingga ketika menceritakan tidak akan sama ketika dengan penyidik dan orangtua. Oleh karena itu kami mohon adanya pendampingan,” jelasnya.
Pelaku pun masih diperiksa di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polresta Depok. Pelaku dijerat Pasal 83 UU No 35 tahun 2014 tentang Pencabulan Anak Dibawah Umur.
“Ancaman diatas lima tahun,” katanya.
Sementara itu pelaku Rachmad alias Abah mengaku sudah enam kali berbuat cabul. Dia mengaku khilaf. Tindakan itu dilakukan usai pulang sekolah dalam mobil.
“Pas pulang sekolah dilakuinnya. Sudah enam kali,” aku Abah.
Dia mengaku tidak pernah menonton atau melihat video porno sebelumnya. Dirinya pun masih memiliki istri dan tiga anak.
“Nggak pernah nonton. Istri saya masih ada juga. Anak saya tiga,” tandasnya.(mia)
Previous articleIni Syarat Jadi Ketua Umum PSSI Depok
Next articlePemotor Tabrak Separator di Jalan Juanda Hingga Dilarikan ke Rumah Sakit