Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono mendampingi Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Budi Karya Sumadi saat meninjau rencana reaktivasi Stasiun Kereta Pondok Rajeg yang terletak di wilayah Kelurahan Jatimulya, Cilodong, Rabu (11/08/21). (Foto: JD 01/Diskominfo)

DepokNews – Usulan Kota Depok untuk melakukan reaktivasi terhadap Stasiun Pondok Rajeg mendapat respon baik dari Pemerintah Pusat yaitu Kementerian Perhubungan.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Pengembangan Daerah (Bappeda) Kota Depok, Dadang Wihana mengatakan rencananya, reaktivasi dimulai pada tahun ini.

“Alhamdulillah, usulan Depok direspon baik Kemenhub untuk reaktivasi Stasiun Pondok Rajeg, mulai tahun 2022 dan 2023,” kata, Kamis (03/02/22).

Dadang menjelaskan, banyak manfaat yang akan dihasilkan dengan mengaktifkan kembali Stasiun Pondok Rajeg. Salah satunya pengembangan pusat pertumbuhan baru agar tidak terpusat di kawasan Jalan Margonda Raya.

Selain itu, lanjut Dadang, Stasiun Pondok Rajeg juga akan berfungsi untuk mengurai pergerakan orang yang pergi dan datang dari DKI Jakarta menggunakan moda transportasi Commuter Line. Sambungnya, usulan reaktivasi ini dilakukan agar layanan transportasi publik semakin nyaman, terlebih saat ini stasiun tersebut hanya dilewati oleh kereta dari Stasiun Citayam ke Stasiun Nambo.

“Di Stasiun Pondok Rajeg juga akan kami kembangkan simpul transportasi dalam rangka merealisasikan amanat Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Depok 2021-2026 dalam hal konektivitas transportasi,” pungkasnya

Sumber: depok.go.id