DepokNews- Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Republik Indonesia, Teten Masduki, menyampaikan pentingnya kerja sama antara Kementerian Koperasi dan Universitas dalam rangka mempersiapkan pengusaha muda untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

Guna mendukung hal tersebut, Universitas Indonesia (UI) bekerja sama dengan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia (Kemenkop UKM RI) sepakat untuk bekerja sama dalam mewujudkannya. Penandatanganan nota kesepahaman bersama tentang Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Kepada Masyarakat tersebut berlangsung pada Rabu (19/01) di Aula Terapung, Kampus UI Depok.

Rektor UI berharap kerja sama ini dapat memberikan manfaat secara inklusif baik untuk sivitas akademika UI maupun masyarakat Indonesia.

“Dengan diselenggarakannya penandatanganan MoU ini, Universitas Indonesia dapat lebih membantu dalam perkembangan start-up dan UMKM yang berinovasi, sehingga dapat bersaing dengan produk UMKM yang lebih dulu ada di pasaran. Besar harapan kami, Universitas Indonesia dan Kementrian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah dapat bersinergi dalam mengembangkan UMKM di Indonesia, sehingga UMKM Indonesia dapat bersaing dengan produk luar negeri yang sudah mempunyai nama di kancah internasional,” ujar Prof. Ari.

Sementara itu, Teten Masduki menyampaikan bahwa kerja sama ini diperlukan oleh entrepreneur-entrepreneur muda berpendidikan tinggi di dalam persaingan ekonomi dan persaingan global. Persentase kewirausahaan di Indonesia saat ini masih berada di angka 3,47%. Pada tahun 2045 nanti, Indonesia berpotensi menjadi negara maju dengan persentase rata-rata kewirausahaannya mencapai 10-14%.

Oleh karena itu, katanya, perlu upaya mencetak entrepreneur-entrepreneur muda berbasis pendidikan tinggi untuk meneruskan wirausaha besar yang tangguh. “Kita akan mengubah pola-pola pendampingan profesional dengan inkubasi, dan kita ingin bekerja sama dengan mitra Perguruan Tinggi dengan tujuan mencetak entrepreneur-entrepreneur muda seperti sudah disebutkan sebelumnya,” ujarnya.