Menu

Dark Mode
Ide Keren dan Kreatif, Bantuan Makan Sahur di Depok 20 Alasan Warga Nyaman Tinggal di Kota Depok Santika Hotel Depok Kenalkan Menu Malaysia Kota Depok Masuk Zona Rawan Narkoba Duh! Ada 3700 Perceraian Di Depok Selama 2016, Media Sosial Menjadi Penyebab Utama

Metro Depok

Kepala UPTD TPA Cipayung Berikan Penjelasan Soal Antrean Truk Sampah

badge-check


					Kepala UPTD TPA Cipayung Berikan Penjelasan Soal Antrean Truk Sampah Perbesar

DepokNews – Baru-baru ini viral video truk sampah mengantre masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung. Hal tersebut disebabkan beberapa faktor, di antaranya terdapat gangguan alat berat hingga terbatasnya tempat penurunan sampah.

Kepala UPTD TPA Cipayung, Ardan Kurniawan mengatakan, penanganan sampah di TPA Cipayung tetap dilakukan, meskipun sempat mengalami kendala pada alat berat. Akibatnya, sejumlah kendaraan truk mengantre untuk memasuki area TPA Cipayung.

“Memang truk sampah mengantri karena tidak dapat masuk berbarengan, truk yang terjungkal pun sudah dievakuasi, sekarang sudah clear,” tutur Ardan, Rabu (05/07/2023).

Ardan menjelaskan, pengelolaan sampah TPA Cipayung dilakukan secara optimal, sehingga dapat menampung sampah di Kota Depok. Saat ini sampah yang masuk dari seluruh wilayah Kota Depok mencapai ratusan ton, bahkan per hari ini mencapai 980 ton.

TPA Cipayung memiliki tiga kolam atau landfill untuk pengelolaan sampah. Hal ini guna memaksimalkan pengelolaan sampah sambil menunggu Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Cipayung selesai dibangun.

“Jadi Landfill A dan B kami gabung, sedangkan yang C tetap terpisah. Namun, kalau yang landfill C tidak dilakukan pengoperasian, mengingat landfill tersebut sudah tidak memungkinkan untuk pengelolaan sampah karena berdekatan dengan warga,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ucapnya, dalam sehari ada 50 truk yang mengantre di TPA Cipayung. Sedangkan, pembuangan dilakukan pada satu titik dan tak bisa dilakukan bersamaan, sehingga truk harus masuk secara bergantian.

“Ada sekitar 50 truk. Kan pembuangan satu titik, otomatis harus gantian, nggak bisa buang sekaligus bersamaan,” ujarnya.

Ardan menuturkan, saat ini sampah di TPA Cipayung telah mencapai tiga juta meter kubik dari seluruh luas area TPA Cipayung. Untuk mengurangi beban sampah yang dibawa ke TPA Cipayung, dia meminta masyarakat melakukan pemilahan sampah.

“Sebaiknya masyarakat dapat mengurangi beban sampah dengan melakukan pemilahan di rumah,” kata dia.

Sampah yang berasal dari lingkungan masyarakat yang telah terpilah, nantinya akan dibawa ke UPS terdekat. Selanjutnya, sampah diolah hingga dijadikan pupuk organik.

“Dengan begitu, beban sampah yang dibawa ke TPA Cipayung semakin berkurang,” pungkasnya.

Sumber : depok.go.id

Facebook Comments Box

Read More

Sambut Ramadan, Pelatihan Imam Muda dan Tahsin Al-Qur’an Digelar di Limo Depok

2 February 2026 - 15:43 WIB

80 ASN Depok Ikuti Layanan Digitasi dan Enkapsulasi untuk Lindungi Arsip Penting

27 November 2025 - 12:19 WIB

KABAR GEMBIRA UNTUK PELAJAR & SANTRI DI KOTA DEPOK! Kacamata Minus Besar FULL GRATIS di OPTIK SEJAHTERA

8 September 2025 - 07:34 WIB

DPC PKS Sukmajaya Gelar Donor Darah Bersama PMI Kota Depok

31 August 2025 - 16:52 WIB

Semarakkan HUT RI Optik Sejahtera Berbagi Kacamata GRATIS untuk Guru Depok

27 August 2025 - 05:50 WIB

Trending on Headline