Foto Lilis Latifah bersama dengan Imam Budi Hartono pada acara bedah buku Anak Tukang Becak Jadi Wakil walikota.

DepokNews, Tapos – Mantan Anggota Legislatif Kota Depok Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) periode 2009/2014 Hj. Lilis Latifah dikabarkan masuk menjadi anggota Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Kabar tersebut terungkap setelah Lilis Latifah mendapat kunjungan dari sejumlah pengurus DPC PKS Kecamatan Tapos di kediamannya, bebarapa hari lalu.

Lilis Latifah menyatakan dirinya mendaftar menjadi anggota PKS. Karena menurutnya PKS cocok dengannya yang aktifitas kesehariannya berdakwah.

“Saya mengamati PKS ini cukup lama. Akhirnya saya berkesimpulan, PKS ini adalah rumah yang paling tepat bagi umat Islam. Orang-orang PKS ini, baik kader maupun Alegnya selalu berusaha berpegang kepada nilai-nilai Islam. Dan bagi saya yang aktifitas sehari-harinya adalah berdakwah, PKS itu pas banget dengan saya,” kata Lilis pada Sabtu (4/11/2021).

”Ketertarikan saya kepada PKS sudah lama saya rasakan, sempat ragu dengan PKS yang kata orang, partai aliran tertentu. Tapi kenyataannya tuduhan itu tidak berdasar. Saya kan juga pernah berinteraksi dengan anggota dewan dari PKS. Lagi pula Ketua PKSnya seorang Habib, Aswaja tulen,” tambah Lilis Latifah.

Lilis bercerita, pada saat Pilkada Depok tahun 2020 ia menjadi pendukung pasangan Mohammad Idris dan Imam Budi Hartono sebagai Calon Walikota dan Wakil Walikota Depok 2021/2026. Dalam satu kesempatan kampanye, Imam menyebut namanya dan mengajak secara langsung bergabung ke PKS.

“Bu Ustazah Lilis bagus nih bergabung dengan PKS. Dari situ saya spontan mengatakan, siap,” tutur Lilis yang sempat vakum dari dunia politik.

Lilis kemudian bermusyawarah dengan keluarga. Ia meminta pendapat dan pandangan dari keluarganya tentang keinginannya aktif ke dunia politik kembali dengan menjadi anggota PKS.

“Alhamdulillah setelah dapat dukungan dari keluarga bahkan suami meridhoi serta memberi semangat dan dorongan kepada saya untuk bergabung dengan PKS,” ujar Lilis mantap.

Di tempat yang sama yakni di Cimpaeun tempat domisili Lilis Latifah, Ketua Ranting PKS Kelurahan Cimpaeun Kecamatan Tapos, Kholil mengatakan bergabungnya tokoh muslimah perempuan Tapos yang juga mantan anggota legislatif kota Depok itu akan membawa pengaruh terhadap suara PKS di tahun 2024 khususnya wilayah Cimpaeun.

“Beliau memiliki pengaruh yang luas di Cimpaeun. Apalagi beliau pernah menjadi Anggota Dewan Depok. Semoga dengan bergabungnya Ustazah Lilis Latifah ke PKS akan meningkatkan elektabilitas PKS di Cimpaeun Tapos,” harap Kholil.

Sementara itu menanggapi masuknya Lilis Latifah mantan anggota legislatif kota Depok dari PAN ke PKS, Ketua DPC PKS Kecamatan Tapos Mamuri Raskaman menyatakan partainya sangat terbuka kepada siapa saja yang memiliki keinginan untuk bergabung dengan PKS. Baik dari perorangan maupun parpol lain.

“Kami sangat membuka diri bagi siapa saja yang ingin hijrah bergabung menebar kebaikan bersama PKS di Tapos untuk memberikan yang terbaik buat masyarakat sehingga menjadi tumpuan seluruh masyarakat,” kata MamurI Raskaman.

Sebelumnya mantan caleg dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Depok pada Pileg 2019 yang lalu, Novi Anggriani Munadi juga menyatakan kepada media bahwa dirinya hijrah ke PKS. (shl)