Wali Kota Depok, Mohammad Idris saat mengikuti Video Conference arahan Presiden RI di Aula Teratai Gedung Balai Kota Depok, Senin (07/02/22). (Foto : JD04/Diskominfo)

DepokNews – Pemerintah pusat menginstruksikan kepada setiap daerah di Indonesia untuk menyiapkan sejumlah langkah  menghadapi puncak penyebaran virus Corona atau Covid-19 varian Omicron. Termasuk diantaranya Kota Depok.

Wali Kota Depok, Mohammad Idris mengatakan, pemerintah pusat meminta Kota Depok bersiap untuk menghadapi lonjakan kasus Omicron yang diperkirakan akan terjadi pada minggu ketiga dan keempat Februari 2022. Arahan ini disampaikan Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo dan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil saat Video Conference siang tadi.

“Sesuai arahan pak Presiden dan pak Gubernur kami diminta untuk mempercepat penyelesaian vaksinasi, protokol kesehatan dan menyiapkan tempat isolasi terpusat,” ucapnya usai mengikuti Video Conference di Aula Teratai Gedung Balai Kota, Senin (07/02/22).

Mohammad Idris mengatakan,  saat ini Kota Depok sudah menyelasaikan 70 persen vaksinasi, baik untuk masyarakat umum, Lansia, maupun anak-anak. Kini pihaknya sedang menggencarkan vaksinasi booster yang sudah mencapai lima persen.

Kemudian, lanjutnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 juga sudah menyiapkan tempat isolasi terpadu di Pusat Studi Jepang (PSJ) Universitas Indonesia (UI). Saat ini telah terisi 80 persen.

“Kami juga diminta terus mengingatkan masyarakat terkait protokol kesehatan. Yaitu, memakai masker, mencuci tangan, menghindari kerumunan, menjaga jarak serta tidak berpergian jika tidak ada kegiatan darurat,” tutupnya.

Sumber: depok.go.id