Pelaksanaan Digital Entrepreneurship Academy (DEA), Government Transformation Academy (GTA) dan Thematic Academy (TA) secara daring, Selasa (24/05/22). (Foto: Tangkapan Layar)

DepokNews – Pelaksanaan Digital Entrepreneurship Academy (DEA), Government Transformation Academy (GTA) dan Thematic Academy (TA) kembali dihelat untuk yang kedua kalinya. Kegiatan tersebut merupakan tindaklanjut dari Rencana Kerja Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Digital antara Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dengan Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) RI.

“Kemkominfo melaksanakan intruksi dari Bapak Presiden, Joko Widodo untuk melakukan akselerasi transformasi digital. Saat ini secara global kita mengalami pandemi Covid-19, maka kegiatan kita harus beralih dari kegiatan yang biasanya tatap muka. Saat ini kita tatap mukanya melalui suatu media, medianya dinamakan media digital, jadi ini berdampak terharap semua sagmen masyarkat baik pengusaha, ASN, maupun industri,” ujar Kepala Balitbang SDM Kemkominfo RI, Hary Budiarto, secara online, Selasa (24/05/22).

Dirinya menjelaskan, kini Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sudah dibagi menjadi empat kelas atau katagori, dimana para pelaku UMKM ini memperoleh pelatihan DEA. Pertama adalah tingkat pemula, mereka diajarkan tentang bagaimana memanfaatkan pengantara. Kedua dinamakan observer, dimana para pemula sudah dilatih untuk menggunakan marketplace.

“Ketiga adopter, jadi UMKM yang mampu mengadop teknologi digital. Keempat, kita namakan sebagai leader, kalau sudah sampai tingkat empat, para pelaku usaha ini bisa memberikan pelatihan kepada temen-temen yang lainnya,” jelasnya.

Sementara itu,  Asisten Perekonomian dan Pembangunan pada Sekretariat Daerah Kota Depok, Sidik Mulyono berharap, dengan adanya pelatihan DEA mampu meningkatkan kemampuan marketing dan produksi para pelaku UMKM dalam rangka meningkatan taraf perekonomian di Kota Depok. Serta kepada para peserta diharapkan mampu berkontribusi dalam upaya pemulihan ekonomi pasca Pandemi Covid-19.

“Di Pemerintah Kota Depok itu memiliki satu program yang menjadi program unggulan, ini merupakan janji kampanye wali dan wakil wali kota yaitu pembentukan 5000 pengusaha baru dan 1000 pengusaha perempuan. Kami berharap hal ini dapat sejalan secara bersinergi dengan program yang sudah berjalan yang leading sektornya adalah Dinas Koperasi dan usaha Mikro atau DKUM,” ungkapnya.