Menu

Dark Mode
Ide Keren dan Kreatif, Bantuan Makan Sahur di Depok 20 Alasan Warga Nyaman Tinggal di Kota Depok Santika Hotel Depok Kenalkan Menu Malaysia Kota Depok Masuk Zona Rawan Narkoba Duh! Ada 3700 Perceraian Di Depok Selama 2016, Media Sosial Menjadi Penyebab Utama

Bisnis

Pembuatan Tempe Dengan Cara Modern

badge-check


					Proses Pembuatan Tempe (Foto: AfifArrazi- DepokNews) Perbesar

Proses Pembuatan Tempe (Foto: AfifArrazi- DepokNews)

DepokNews- Pabrik tempe yang berada di Kampung Belimbing Sawah Rt 02/03 No 70, Pancoranmas, Kota Depok ini cukup modern, terbukti dengan peralatan mengolah tempe yang tidak lagi menggunakan peralatan tradisional. Senin (25/9)

Pemilik pabrik tempe, Joko Budianto mengatakan, hampir seluruh peralatan yang ada di pabriknya berbahan baku modern. “peralatan di pabrik kami semua sudah menggunakan bahan baku stainless dan pengolahannya cukup rapih dan higenis,” ujarnya.

Joko menjelaskan, bahwa sebelumnya pabrik tempe ini menggunakan peralatan modern, pabrik tempe miliknya ini menggunakan peralatan tradisional. “Sebelumnya kita menggunakan peralaran tradisional, sehingga pabrik penuh asap yang memedihkan mata dan panas, tapi setelah kita menggunakan bahan baku stainless steel sekarang tidak lagi ada keluhan dari karyawan,” tuturnya kepada Radar Depok.

Joko menambahkan, pabriknya juga menjadi pusat percontohan bagi pabrik-pabrik tempe lain yang masih menggunakan bahan baku tradisional. “Rumah Tempe Indonesia (RTI) menjadikan pabrik kita sebagai pabrik percontohan yang higenis dan tidak menyisakan limbah yang tidak bersahabat bagi lingkungan,” tutupnya.

Facebook Comments Box

Read More

3 June 2026 - 08:00 WIB

Riwan’s Catering & Wedding Services, Solusi Praktis untuk Acara dan Pernikahan Impian

31 May 2026 - 05:51 WIB

81 Tahun RI & 2 Dekade Sabana: Luncurkan Logo Baru, Gelar Fun Run 5K

30 April 2026 - 05:21 WIB

Laba Melejit 216,70% di 2025, DADA Bagikan Dividen Rp2 Miliar

24 April 2026 - 09:39 WIB

Ekspansi di Awal Tahun, KIO Buka Cabang ke-3 di Tanah Baru Depok: Gratis 3.000 Galon untuk Warga!

6 January 2026 - 11:10 WIB

Trending on Bisnis