Menu

Dark Mode
Ide Keren dan Kreatif, Bantuan Makan Sahur di Depok 20 Alasan Warga Nyaman Tinggal di Kota Depok Santika Hotel Depok Kenalkan Menu Malaysia Kota Depok Masuk Zona Rawan Narkoba Duh! Ada 3700 Perceraian Di Depok Selama 2016, Media Sosial Menjadi Penyebab Utama

Ragam

Pesantren Assaadah Gelar Penyuluhan Bahaya Narkoba dan Kenakalan Remaja

badge-check

DepokNews-Pesantren As-Saadah menggelar acara penyuluhan bahaya narkoba dan kenakalan remaja. Hal itu dibenarkan
Kepala Madrasah Aliyah Wahid Hasyim yang juga Pengurus Pesantren Assaadah. Ust. Triyono, M.Pd. Menurutnya, acara yang diikuti 220 santri putra dan putri ini merupakan kerjasama antara Pesantren As-Saadah dan Polresta Depok. “Kita ingin memberikan wawasan dan pengetahuan pada santri tentang bahaya narkoba serta kenakalan remaja. Meski para santri tinggal di Pesantren, harus dibentengi dari pengaruh negatif. Terlebih lagi dengan kemajuan teknologi bisa dengan mudah mempengaruhinya,”jelasnya seusai acara di Pesantren As-Saadah, Pondok Terong, Cipayung.

Menurutnya, perlunya membekali para santri karena para pengedar narkoba melakukan aktivitas berbagai cara. Pasalnya, banyak yang anak remaja tidak paham dengan pergaulan saat ini. Ia mencontohkan, modus penyebaran narkoba melalui makanan kecil, permen, atau jajanan anak dll. “Karena sifat zat adiktif membuat ketagihan, maka berbagai cara mereka lakukan untuk mendekati korban. Apalagi, kenakalan remaja itu kan tidak mengenal Pesantren,”katanya.

Triyono menuturkan, masa remaja merupakan masa pencarian jati diri. Sehingga, banyak gejolak pafa masa remaja dan melampiaskan energi bukan pada tempatnya. Untuk itu, lanjutnya, perlu disalurkan ke arah yang positif. Dirinya menilai, Pesantren yang dibatasi pergaulannya juga mempunyai dampak positif dan negatif. “Positifnya cepat menyerap ilmu, negatifnya ada potensi karena merasa terkekang saat libur dia melampiaskan kebebasannya,”katanya.

Dikatakannya, para santri memiliki background yang bermacam-macam. Ia mencontohkan, ada santri berasal dari latarbelakang agamis, umum dan lainnya. Bahkan, lanjutnya, ada sebagian anggapan memasukkan ke Pesantren supaya anaknya tidak nakal di rumah. “Pesantren sebagai lembaga Pendidikan Islam yang mengajarkan karakter, ilmu, akhlak, sikap kemandirian dengan kualitas yang baik. Namun, tetap perlu diberikan wawasan bahaya narkoba dan kenakalan remaja. Harapannya, anak santri agar tahu batasannya dan tidak terbawa arus,”katanya.

Salah satu peserta kegiatan, Nabila mengaku sangat antusias. Pasalnya, menjadi paham tentang bahaya narkoba dan kenakalan remaja. “Alhamdulillah, kita berada di lingkungan Pesantren yang mengajarkan tentang ilmu dan akhlak,”terangnya.

Dalam kesempatan tersebut Pengasuh Pesantren As-Saadah KH. Muhammad Abdul Mujib, dan narasumber dari Polresta Depok Warsito. Acara berlangsung lancar dan dinamis. Para peserta antusias mengikuti kegiatan dan banyak sesi pertanyaan.

Facebook Comments Box

Read More

Dolan Bareng Ning Lampung, Trah Kismo Djuhari Pererat Silaturahmi Lewat Ziarah, Wisata, dan Kebersamaan

9 July 2026 - 07:32 WIB

LPEKIN BKPRMI Kota Depok Gelar Pelatihan Hampers, Bekali Peserta Keterampilan Wirausaha Kreatif

9 July 2026 - 06:26 WIB

Fraksi PKS Kawal Hak Warga, Komisi A DPRD Tegaskan Keadilan Harus Berdiri di Atas Hukum

8 July 2026 - 14:39 WIB

Tadabur Alam MT Balai Wartawan Kota Depok, Pererat Ukhuwah dan Bangun Semangat Kebersamaan di Kaki Gunung Gede

7 July 2026 - 17:26 WIB

DPC PKS Tapos Hadiri Silaturahmi Anggota DPR RI H. Muhammad Kholid dalam Program BSPS

7 July 2026 - 06:27 WIB

Trending on Ragam