Bekasi – Anggota Komisi VIII DPR RI Hj. Nur Azizah Tamhid, B.A., M.A. dalam rangkaian Agenda Reses Anggota DPR RI Tahun 2021-2022 pada Kamis (23/12), di Taman Wisma Asri 2, Teluk Pucung, Bekasi Utara, Nur Azizah membagikan 1.000 paket beras bantuan sosial dari Kementerian Sosial bagi masyarakat tidak mampu di Kota Bekasi. Bantuan beras ini merupakan program Kemitraan antara Kemensos dengan Anggota Komisi VIII DPR RI.

Nur Azizah menjelaskan bahwa bantuan beras dari Kemensos ini diberikan dengan dana yang cukup minim, yakni 90 juta, dan harus dapat menjadi 1.000 paket beras dengan masing-masing paketnya berisi 10 kg. Dana yang diberikan tidak proporsional karena di bawah harga pasaran. Namun, Nur Azizah tidak kehabisan cara, dan tetap memberikan beras yang layak bagi masyarakat di Dapil.

“Alhamdulillah, mudah-mudahan bantuan beras ini dapat bermanfaat untuk warga. Meskipun perlu diketahui bantuan yang diberikan Kemensos senilai 90 juta, dikonversikan kedalam 1.000 paket beras dengan berat sekitar 10 kg per paket. Artinya setiap paket senilai Rp 90.000,- atau Rp.sembilan ribuan/kg beras. Tentu kita tahu, ini di bawah rata-rata pasaran harga beras saat ini. Untuk itu tentu kualitasnya tidak perlu dibandingkan dengan beras seharga 13.000 per kilonya. Namun, tetap saya usahakan masyarakat juga tetap dapat beras yang layak konsumsi, dan tetap memiliki nilai gizi yang utuh”, jelas Nur Azizah.

Pada Kesempatan ini Nur Azizah turut didampingi Heri Purnomo selaku Anggota DPRD Kota Bekasi. Heri turut berterimakasih atas ikhtiar Nur Azizah menyalurkan Bantuan Kemitraan dari Kemensos ini bagi masyarakat di Teluk Pucung Khususnya. Karena khususnya di wilayah Teluk Pucung banyak warga yang benar-benar membutuhkan bantuan ini. Artinya bantuan ini memang tepat sasaran.

Heri berharap, kedepannya bantuan-bantuan kemitraan melalui para Aleg DPR RI PKS dapat besinergi bersama Aleg-aleg DPRD PKS dan memberikan kebermanfaatan yang terasa untuk masyarakat di dapil. Seperti melalui program yang saat ini di gulirkan Nur Azizah.

Nur Azizah mendukung, sinergitas yang harus terbangun. Sebagai partai oposisi PKS konsisten menjadi pengkritik pemerintah. Namun, tidak hanya mengkritik, tapi juga tetap mendukung serta turut mensukseskan program pemberdayaan kaum dhuafa, melindungi anak yatim, mencerdaskan kehidupan bangsa dan keharmonisan hidup antar umat beragama.

“Kami akan konsisten melakukan kritik terhadap kebijakan-kebijakan pemerintah yang dinilai menyengsarakan masyarakat, namun jika kebijakan itu baik, ya kami dukung, namun juga akan tetap kami awasi pelaksanaannya agar tidak terjadi penyimpangan. Apalagi sampai dzolim atas hak-hak masyarakat kita”, kata Nur Azizah.

Nur Azizah menambahkan, syukur alhamdulillah anggota DPR RI FPKS saat ini berjumlah 50 kursi dari 575 kursi. Agar semakin kuat, ia berharap di 2024 masyarakat Indonesia semakin banyak yang mendukung PKS, khususnya di Kota Bekasi dan Depok. Bersama PKS, masyarakat berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.

“PKS ini tujuan utamanya adalah menjadi pelayanr rakyat, ummat, dan bangsa, untuk itu mari kita bersama-sama mendukung PKS, agar nilai-nilai kebaikan itu bisa dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia. Bisa dimulai dengan ikut bergabung menjadi anggota PKS. Selanjutnya, agar bisa berpartisipasi lebih luas dalam menebar kebaikan, sebagaimana PKS ini merupakan partai rahmatan lil alamin”, pungkas Nur Azizah.