DepokNews- Ketua DPD Partai Golkar Kota Depok, Farabi A.Rafiq bersilaturahmi ke Kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Depok, Jumat 26 November 2021 sore.

Farabi datang bersama lima anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Depok, yakni Tajudin Tabri yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Depok, Juanah Sarmili (Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Depok), Supriatni (Ketua Komisi D DPRD Kota Depok) Nurhasim (Wakil Ketua Komisi A), dan Nurdin Jojon. Hadir juga Despandri, Wakil Ketua DPD Partai Golkar Kota Depok bidang penggalangan opini publik dan Wakil Sekretaris Maryadi.

Di kantor PWI, rombongan diterima langsung oleh Ketua PWI Kota Depok Rusdy Nurdiansyah, Wakil Ketua PWI Hendrik Raseuky, dan Maulana Said, Wakil Sekretaris Irwan Supriadi dan sejumlah pengurus PWI Kota Depok

Setelah saling memperkenalkan rombongan yang hadir, pertemuan silaturahmi itu diawali dengan penjelasan buku Jurnalisme dan Jurnalis Profesional yang diterbitkan Dewan Pers oleh Rusdi Nurdiansyah.

Rusdi menyebut sejak beberapa tahun terakhir Dewan Pers gencar menggelar Uji Kompetensi Wartawan (UKW) untuk meningkatkan kualitas wartawan Indonesia sampai ke daerah-daerah, termasuk di Kota Depok. Wartawan yang lolos UKW kemudian mendapatkan sertifikat profesi sebagai wartawan.

Dewan Pers juga melakukan verifikasi terhadap semua media yang ada di Indonesia, sehingga semua terigestrasi di Dewan Pers.

“Hingga kini masih banyak media di Indonesia yang belum terigestrasi di Dewan Pers. Begitu juga dengan wartawan, masih banyak yang belum mengikuti UKW,” kata Rusdi.

Dia berharap semua wartawan yang ada di Kota Depok bisa mengikuti UKW. Berdasarkan data yang ada di Diskominfo Kota Depok, jumlah wartawan di Kota Depok mencapai 700 orang. Tapi yang terdaftar menjadi anggota PWI masih sedikit, apalagi yang sudah mengikuti UKW.

Hendrik Raseuky Wakil Ketua I PWI Kota Depok kemudian menjelaskan tentang kode etik jurnalistik. ”Wartawan dilindungi UU Pokok Pers, tentunya wartawan yang sudah menjadi anggota PWI, apalagi yang sudah lolos UKW,” kata Hendrik.

Dia juga menjelaskan bahwa narasumber punya hak jawab apabila merasa dirugikan oleh sebuah media. Narasumber juga punya hak untuk menolak atau tidak memberikan keterangan kalau itu memang tidak memungkinkan.

”Yang tidak boleh itu adalah menghalang-halangi tugas jurnalistik, asal wartawannya memang tengah menjalankan tugas jurnalistik, bukan karena kepentingan lain,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Kota Depok Farabi A.Rafiq secara tegas mengatakan bahwa Partai Golkar siap bekerjasama dan bersinergi dengan PWI.

”Kami terbuka untuk bersinergi dengan PWI. Apalagi anggota Fraksi Partai Golkar menjabat posisi yang strategis di DPRD Kota Depok, apalagi ada yang menjadi Wakil Ketua DPRD Kota Depok,” kata Farabi.

Bahkan Farabi mempersilakan PWI menggunakan ruang pertemuan atau aula yang ada di lantai dua kantor DPD Partai Golkar kalau memang diperlukan untuk tempat pelatihan jurnalistik, tempat pelaksanaan UKW atau diskusi.

“Silakan, kalau memang kesulitan mendapatkan tempat pelaksanaan kegiatan, silakan gunakan aula yang ada di kantor DPD Partai Golkar Kota Depok,” terang putra penyanyi dangdut legendaris Arafiq ini.

Farabi mendukung program PWI Kota Depok yang mendorong semua anggota mengikuti UKW, sehingga wartawannya lebih berkualitas.

”Kami sangat senang dan mendukung program PWI Kota Depok mendorong semua anggota PWI untuk mengikuti UKW sehingga mendapatkan sertifikasi profesi, seperti di Ikatan Dokter Indonesia,” kata Farabi yang juga dokter spesialis anak.

Pada kesempatan itu, Farabi menjelaskan bahwa Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Golkar Kota Depok merekomendasikan dirinya maju sebagai Calon Walikota Depok pada Pilkada 2024 mendatang.

”Musda DPD Partai Golkar Kota Depok memerintahkan saya untuk maju sebagai Calon Walikota Depok pada Pilkada 2024. Jadi bukan atas keinginan saya, tapi ini perintah Musda,” kata dia.

Farabi menyampaikan terimakasih kepada PWI Kota Depok yang sudah menjelaskan gambaran umum tentang Kode Etik Jurnalistik dan bagaimana mengetahui wartawan yang terdaftar di PWI atau yang sudah mengikuti UKW.

”Informasi ini sangat berguna dan bermanfaat sekali bagi kami,” tutup Farabi.(mia)