Sinergi Pendidikan Vokasi dan Inovasi Teknologi, PUI-START UG Technopark Latih Guru dan Siswa SMK Dzakiyyun
Pendidikan

Sinergi Pendidikan Vokasi dan Inovasi Teknologi, PUI-START UG Technopark Latih Guru dan Siswa SMK Dzakiyyun

23 hours laluOleh -

Penulis : Rudi Irawan dan Herik Sugeru

DEPOK NEWS – Upaya memperkuat keterkaitan antara pendidikan vokasi dan perkembangan teknologi terus dilakukan Universitas Gunadarma melalui Pusat Unggulan Iptek Sistem dan Teknologi Pertanian Terpadu (PUI-START) di UG Technopark, Cianjur. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan Smart Agricultural Community Learning Program 2026 yang melibatkan 356 siswa dan guru SMK Dzakiyyun Cianjur pada 23–24 Oktober 2026.

Melalui kegiatan bertajuk Pengenalan dan Pelatihan Singkat Drone dan Energi Terbarukan untuk Pertanian, para peserta diajak mengenal perkembangan teknologi yang semakin banyak dimanfaatkan dalam dunia pertanian modern. Kegiatan ini dilaksanakan di fasilitas PUI-START dan NEOGRID UG Technopark, mulai pukul 09.00 hingga 16.00 WIB, dengan pembagian dua sesi pembelajaran setiap harinya.

Program ini menjadi salah satu bentuk sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah menengah kejuruan dalam memperluas akses terhadap ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi. Bagi siswa SMK, pengalaman belajar di lingkungan pengembangan teknologi memberikan kesempatan untuk melihat secara langsung bagaimana pengetahuan yang dipelajari di sekolah berkaitan dengan penerapan teknologi di dunia nyata.

Mempertemukan Pendidikan Vokasi dengan Teknologi Masa Depan

Perkembangan sektor pertanian saat ini tidak lagi hanya bertumpu pada metode konvensional. Kehadiran teknologi drone, sistem pertanian cerdas, serta pemanfaatan energi terbarukan membuka peluang baru bagi peningkatan efisiensi, produktivitas, dan keberlanjutan pertanian.

Perubahan tersebut sekaligus menuntut dunia pendidikan vokasi untuk terus beradaptasi dalam mempersiapkan lulusan yang memiliki pengetahuan dan keterampilan sesuai dengan perkembangan zaman.

Melalui pelatihan di PUI-START UG Technopark, guru dan siswa SMK Dzakiyyun diperkenalkan pada teknologi drone pertanian, termasuk potensi penggunaannya dalam mendukung berbagai aktivitas pertanian modern.

Sementara itu, pengenalan energi terbarukan melalui NEOGRID memberikan wawasan tentang pentingnya pengembangan dan pemanfaatan sumber energi alternatif untuk mendukung kegiatan produktif yang lebih ramah lingkungan.

Kedua bidang teknologi tersebut menjadi contoh nyata bahwa pertanian masa depan memerlukan perpaduan berbagai disiplin ilmu, mulai dari teknologi digital, rekayasa sistem, hingga pengelolaan energi.

Kegiatan ini juga memberikan pengalaman pembelajaran berbasis praktik atau learning by doing, sehingga peserta tidak hanya memahami konsep secara teoritis, tetapi juga memperoleh gambaran mengenai penerapannya.

Bagian dari Tujuh Program Utama InSaintek 2026

Sekretaris InSaintek PUI-START Universitas Gunadarma, Dr. Herik Sugeru, S.P., M.M.S.I., menjelaskan bahwa Smart Agricultural Community Learning Program 2026 merupakan salah satu dari tujuh kegiatan utama InSaintek 2026 yang mendapatkan dukungan pendanaan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).

Menurutnya, program ini dirancang untuk memperluas jangkauan pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dikembangkan di PUI-START Universitas Gunadarma, tidak hanya bagi kalangan akademisi, tetapi juga bagi masyarakat secara lebih luas.

“Melalui program ini, kami ingin memberikan kesempatan kepada siswa, guru, kelompok tani, dan berbagai komunitas masyarakat untuk mengenal sekaligus mempelajari secara langsung teknologi dan inovasi yang dikembangkan di PUI-START UG Technopark. Harapannya, kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana berbagi ilmu dan keterampilan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membumikan sains agar semakin dekat dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Herik.

Ia menekankan pentingnya mempertemukan hasil pengembangan teknologi di perguruan tinggi dengan kebutuhan masyarakat, termasuk dalam peningkatan kompetensi generasi muda.

“Kami berharap ilmu pengetahuan dan teknologi tidak hanya berkembang di lingkungan perguruan tinggi, tetapi juga dapat dipahami, dimanfaatkan, dan memberikan dampak nyata bagi kemajuan masyarakat,” tambahnya.

Melalui pendekatan tersebut, UG Technopark diharapkan terus menjadi ruang yang mempertemukan kegiatan pendidikan, pengembangan inovasi, dan pemberdayaan masyarakat.

Hasil Evaluasi Menunjukkan Peningkatan Pemahaman Peserta

Pelaksanaan kegiatan ini juga disertai evaluasi pembelajaran untuk mengetahui perubahan tingkat pemahaman peserta sebelum dan setelah mengikuti pelatihan.

Hasil evaluasi menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest peserta berada pada angka 66,67. Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran, nilai rata-rata posttest meningkat menjadi 80,00.

Dengan demikian, terdapat peningkatan sebesar 13,33 poin atau sekitar 20 persen dibandingkan nilai awal.

Hasil ini memberikan indikasi positif terhadap manfaat pembelajaran yang memadukan penjelasan materi dengan pengalaman praktik. Walaupun dilaksanakan dalam waktu singkat, pendekatan tersebut dapat membantu peserta memahami teknologi yang sebelumnya belum banyak mereka temui dalam pembelajaran sehari-hari.

Peningkatan nilai juga menjadi masukan penting bagi pengembangan program pelatihan berikutnya, khususnya dalam merancang metode pembelajaran teknologi terapan yang lebih efektif, menarik, dan sesuai dengan kebutuhan peserta.

“Para siswa dan guru sangat antusias, enjoy, dan cepat menyerap hal-hal yang kami ajarkan. Meskipun kami banyak keterbatasan tapi alhamdulillah kegiatan ini berjalan dengan lancar. Semoga ke depan kami bisa memberikan yang lebih baik lagi.” kata Bagas Elang Saputra, S.P., M.T., mentor dari short course pengenalan dan dasar pengoperasian drone.

Hal senada juga disampaikan oleh Lukan Nulhakim, mentor pembelajaran New And Renewable Energy di PUI-NEOGRID Universitas Gunadarma. “Luar biasa, mereka sangat antusias dan bersemangat dalam kegiatan pembelajaran outing class yang kami selenggarakan.”

Sekolah Berharap Kolaborasi Berlanjut hingga Riset dan Pengembangan

Kepala SMK Dzakiyyun Cianjur, Dr. Anton Musa, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas kesempatan yang diberikan Universitas Gunadarma melalui PUI-START dan NEOGRID UG Technopark.

Ia menyambut baik kegiatan yang membuka akses bagi guru dan siswa untuk mengenal teknologi pertanian serta energi terbarukan secara lebih dekat.

Anton berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut dan tidak terbatas pada penyelenggaraan pelatihan singkat. Salah satu harapannya adalah terwujudnya kerja sama formal melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara SMK Dzakiyyun dan PUI-START UG Technopark.

Kerja sama tersebut diharapkan mencakup pengembangan pendidikan, kegiatan riset, serta pemanfaatan inovasi teknologi yang relevan dengan kebutuhan sekolah dan masyarakat.

Harapan serupa disampaikan Wakil Kepala Sekolah SMK Dzakiyyun, Irfan, yang turut mendampingi peserta selama kegiatan berlangsung.

“Hatur nuhun ilmunya. Semoga bisa kerja sama di kegiatan lain bersama UG Technopark,” ungkap Irfan.

Menurut kesan yang disampaikannya, kegiatan ini berhasil menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi peserta.

Para siswa, termasuk Herdi dan Ghevira, serta guru pendamping Samsul, juga merasakan pengalaman positif melalui pendekatan pembelajaran langsung. Selain memperoleh wawasan baru, peserta dapat menikmati suasana UG Technopark yang memiliki berbagai fasilitas dan area menarik untuk dikunjungi.

Suasana tersebut menjadikan pembelajaran teknologi terasa lebih terbuka, interaktif, dan tidak monoton. Pengalaman ini diharapkan dapat menumbuhkan minat siswa untuk terus mengeksplorasi bidang teknologi dan inovasi.

Memperkuat Peran Perguruan Tinggi dalam Pemberdayaan Masyarakat

Pelaksanaan Smart Agricultural Community Learning Program 2026 menunjukkan pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam membangun ekosistem pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Bagi perguruan tinggi, kegiatan ini menjadi sarana untuk memperluas manfaat hasil pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kepada masyarakat. Sementara bagi sekolah kejuruan, kolaborasi tersebut dapat membuka kesempatan pembelajaran yang melengkapi proses pendidikan formal.

Kegiatan ini juga sejalan dengan upaya memperkuat pemanfaatan inovasi di sektor pertanian serta memperkenalkan teknologi energi berkelanjutan kepada generasi muda.

PUI-START Universitas Gunadarma menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) atas dukungan pendanaan melalui Program Semesta Saintek–InSaintek 2026, yang memungkinkan pelaksanaan kegiatan pembelajaran dan diseminasi teknologi kepada masyarakat.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Universitas Gunadarma atas dukungan kelembagaan dan penyediaan fasilitas UG Technopark sebagai pusat pembelajaran serta pengembangan inovasi teknologi.

Apresiasi turut diberikan kepada SMK Dzakiyyun Cianjur dan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Cianjur atas dukungan dan sinergi dalam pelaksanaan kegiatan.

Ke depan, kolaborasi semacam ini diharapkan dapat semakin berkembang, tidak hanya melalui kegiatan pelatihan, tetapi juga melalui program pendidikan, riset terapan, dan pengembangan teknologi yang melibatkan sekolah, perguruan tinggi, komunitas, serta masyarakat umum.

Dengan mempertemukan pendidikan vokasi dan inovasi perguruan tinggi, PUI-START UG Technopark berupaya mendorong lahirnya generasi yang tidak hanya mengenal perkembangan teknologi, tetapi juga memiliki kesiapan untuk memanfaatkannya dalam menjawab kebutuhan dan tantangan masa depan.

Berita Terkait