DepokNews – Sekolah Kajian dan Stratejik Global (SKSG) Universitas Indonesia mengunjungi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyuwangi. Kunjungan tersebut untuk membahas kerjasama terkait edukasi dan mitigasi bencana bagi masyarakat Banyuwangi. Hal itu dibenarkan Ketua tim pengabdian SKSG UI Dr. Hanief, M.S,i.

INFO LENGKAP KACAMATA PROGRESIF HARGA PROMO UNTUK GURU & DOSEN KLIK DI SINI

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan program yang diselenggarakan oleh Direktorat Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (DPPM) Universitas Indonesia. “SKSG UI memilih Kabupaten Banyuwangi dan topik mitigasi bencana bukan tanpa alasan. Selain sebagai daerah terluas di Jawa Timur, juga memiliki unsur yang berpotensi kebencanaan lengkap,”ujarnya melalui pesan elektronik. Kantor BPBD Kabupaten Banyuwangi yang berlokasi di Jl. Jaksa Agung Suprapto No.71, Penganjuran, Kec. Banyuwangi, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

Hanief berharap Pengabdian masyarakat menjadi langkah menuju riset yang dapat mengidentifikasi isu-isu di Jawa Timur khususnya Banyuwangi. Salah satunya, agar dapat menjadi ‘Policy Brief’ sebagai sumbangsih dari para akademisi.

Hal senada diutarakan Plt. Kepala Dinas BPBD Kabupaten Banyuwangi Ilzam Nuzuli, M.Si. BPBD Banyuwangi dari dahulu hingga saat ini bertekad untuk mengayomi masyarakat dan bersinergi bersama mitra yang bisa diajak berkontribusi.

“Seperti yang Bapak dan Ibu sekalian ketahui, bahwa bencana akhir-akhir ini bukan hanya dari alam saja. Sebut saja, Covid-19 sebagai wabah penyakit yang juga merambah menjadi bencana sosial bagi masyarakat seluruh Indonesia. Namun, Kabupaten Banyuwangi tidak diam dalam menanggulangi hal ini. Selain memberikan bantuan berupa pembentukan satgas Covid-19, kami juga ada program lainya. Seperti: menyisihkan uang gaji untung membeli barang UMKM lokal di hari dan tanggal cantik,”terangnya.

Selain diskusi, pertemuan SKSG UI dengan BPBD Kabupaten Banyuwangi menghasilkan beberapa kerjasama terkait mitigasi bencana bagi masyarakat Banyuwangi. Ilzam menuturkan, langkah awal dengan mengedukasi masyarakat tentang penanggulangan atau ketika bencana terjadi.

Di hari berikutnya, BPBD Kabupaten Banyuwangi dan SKSG UI mengadakan penyuluhan edukasi dan mitigasi bencana. Menurutnya, kegiatan tersebut untuk masyarakat Genteng dan Pondok Pesantren Bustanul Makmur II. Acara ini berjalan dengan sukses dihadiri 120 orang.

SKSG UI, BPBD Banyuwangi dan Pondok Pesantren Bustanul Makmur II juga menghasilkan kesepakatan. Mereka bertekad bersama untuk membawa isu mitigasi bencana ini ke tingkat Provinsi Jawa Timur.

Pihaknya mengapresiasi SKG UI yang juga sedang merancang ‘Policy Brief’. Sampai saat ini sedang tahap review bersama masyarakat Banyuwangi. “Besar harapan Universitas Indonesia terus menjalin hubungan dengan kami. Sehingga di kemudian hari bisa membangun negeri bersama Banyuwangi,”harapnya.

Sebagai informasi, SKG UI juga melakukan pertemuan dengan Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani Azwar Anas.

Previous articleMERINDUKAN PEMIMPIN BERKARAKTER
Next articlePemkot Depok Dukung Pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Nasional